- Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike melarang warga membakar sampah sembarangan.
- Yuke juga meminta pemeriksaan menyeluruh terhadap alat pemadam api ringan serta peningkatan mitigasi bencana di kawasan padat penduduk.
- Pemprov DKI Jakarta menyiagakan 1.027 personel dan mobil tangki air untuk menghadapi kekeringan ekstrem serta mengantisipasi potensi kebakaran.
Suara.com - Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran yang mengintai selama musim kemarau.
Ia melarang keras warga melakukan aktivitas pembakaran sampah secara sembarangan karena kondisi lingkungan yang sangat kering saat ini.
"Ini riskan kebakaran banget sekarang. Tidak boleh ada aktivasi bakar sampah dan lain-lain di tengah kemarau," ujar Yuke, Rabu (2/9/2026).
Menurutnya, tumpukan sampah di lahan kosong yang kerap dibakar secara ilegal menjadi pemicu utama api cepat merambat dan sulit dikendalikan.
"Walaupun kondisinya lagi mendesak, banyak sampah yang tertunda diangkut, tetapi tolong yang kayak gitu waspada, jangan dilakukan (membakar sampah). Karena begitu api muncul, itu cepat banget. Mana kita tahu api aman atau nggak," kata dia lagi.
Selain larangan membakar sampah, Yuke juga menginstruksikan pemeriksaan menyeluruh terhadap sarana pencegahan kebakaran seperti hidran dan alat pemadam api ringan (APAR).
Ia menekankan pentingnya memastikan masa berlaku APAR tidak kedaluwarsa serta perlunya sosialisasi mitigasi bencana di kawasan padat penduduk.
Politisi PDIP ini turut mengingatkan, insiden kebakaran dapat memperparah kualitas udara yang kini menjadi persoalan serius di ibu kota.
"Dengan adanya kebakaran hutan di mana-mana, kita kan nggak kepingin Jakarta jadi penyumbang polusi juga," ucapnya.
Baca Juga: Bukan Sekadar Estetika! Pohon Tabebuya Jadi Senjata DKI Lawan Polusi Udara
Upaya pencegahan ini sejalan dengan langkah Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang telah memimpin Apel Jaga Jakarta untuk menghadapi dampak fenomena El Nino.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kini menyiagakan sebanyak 1.027 personel serta 29 mobil tangki air bersih guna mengantisipasi kekeringan ekstrem.
Masyarakat juga diimbau untuk segera menghubungi layanan darurat 112 jika menemukan potensi pemicu kebakaran atau membutuhkan bantuan air bersih.
Berita Terkait
-
Wajah Baru Bundaran HI 2027: Jalur Bawah Tanah yang Mengubah Cara Warga Jakarta Bergerak
-
Sabtu Pagi Berselimut Polusi, Jakarta Kembali Masuk Daftar Kota dengan Udara Terburuk Dunia
-
Hujan Buatan Diklaim Tekan Polusi Jakarta hingga 57 Persen
-
Bukan Sekadar Estetika! Pohon Tabebuya Jadi Senjata DKI Lawan Polusi Udara
-
Benarkah PLTU Suralaya Jadi Biang Kerok Polusi Udara?
Terpopuler
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah
-
Sebut Hotspot Karhutla Kalbar Turun, Raja Juli: Kondisi Kalbar Tidak Sedang Baik-baik Saja
-
Sherina Rasakan Langsung Tantangan Padamkan Karhutla Kalimantan
-
Masih Ada BPR yang Bakal Ditutup, Bagaimana Nasib Tabungan Nasabah?
-
'Alasannya Mengada-ada!' Sudaryono Batalkan Proyek LED Rp535 M BGN Era Dadan Cs
-
Ketidakpastian Global Masih Tinggi, Gubernur BI Baru Pastikan Fokus Jaga Stabilitas Ekonomi
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia U-20 vs Laos Malam Ini: Garuda Muda Unggul 2-0 Babak I