- Polsek Metro Penjaringan memastikan laporan dugaan penyekapan dua ART di Jakarta Utara tidak benar.
- Majikan mengunci rumah dari luar selama dua jam untuk keamanan saat menjalani terapi, sehingga ART terjebak.
- Mediasi kepolisian menghasilkan kesepakatan damai, serta keputusan kedua ART berhenti bekerja dan pulang ke Jawa Tengah.
Suara.com - Bukan Disekap, 2 ART di Penjaringan Terkunci di Rumah Saat Majikan Pergi Terapi
Polsek Metro Penjaringan memastikan dugaan penyekapan terhadap dua Asisten Rumah Tangga (ART) berinisial SDA (18) dan N (19) di sebuah rumah di Jalan Sukarela, Penjaringan, Jakarta Utara, tidak benar dan murni kesalahpahaman.
Polisi mengonfirmasi bahwa kedua ART tersebut tidak disekap, melainkan terjebak di dalam rumah yang dikunci dari luar oleh majikannya, LJ (71), yang sedang pergi menjalani terapi kesehatan.
Kasus ini sebelumnya sempat viral setelah dilaporkan warga melalui aplikasi JAKI dan layanan darurat 110.
“Kami mendapatkan laporan yang diteruskan dari Damkar lewat 110 dan langsung menindaklanjuti laporan dugaan penyekapan dan perlakuan tak wajar tersebut,” kata Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan AKP Kiki Tanlim, Jumat (4/9/2026).
Setelah melakukan pemeriksaan di lokasi, LJ membantah keras tuduhan penyekapan tersebut dan menjelaskan bahwa dirinya hanya meninggalkan rumah sebentar untuk pengobatan.
"Majikannya bilang bahwa kejadian tersebut tidak benar adanya, hanya kesalahpahaman,” ujar Kiki.
Kiki menjelaskan, saat peristiwa terjadi, pintu utama dikunci dari luar demi keamanan karena pemilik rumah sedang tidak ada di tempat. Hal ini menyebabkan kedua ART yang berada di dalam tidak bisa keluar rumah.
"Pengakuan pemilik, rumah ditinggal kurang lebih 2 jam," ungkapnya.
Baca Juga: 14 Orang Dievakuasi dari Kebakaran Apartemen Pavilion, Petugas Masih Sisir Korban Terjebak!
Setelah dipertemukan dan dimediasi oleh pihak kepolisian, kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan.
Kedua ART tersebut juga memutuskan untuk berhenti bekerja dan memilih pulang ke kampung halaman di Jawa Tengah.
"Masalah sudah selesai. Intinya, terjadi salah kesalahpahaman," pungkas Kiki.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
-
Kebakaran Melanda Apartemen Pavilion Tanah Abang, Petugas Sisir Penghuni Terjebak
-
Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan
Terkini
-
Jelang MotoGP, Kunjungan Wisatawan ke Mandalika Capai 685 Ribu
-
Ketika PHK Mengintai, Jangan Sampai Kebijakan Membuat Orang Takut Berusaha
-
Mengapa Mencongkel Bunga Es dengan Benda Tajam Sangat Berbahaya?
-
Perbandingan Air Mawar Viva vs Herborist Sesuai Review Pembeli, Harga Sama-Sama Terjangkau
-
Dari Laut Sulawesi untuk Dunia: Perjalanan Rumput Laut Indonesia Menuju Material Masa Depan
-
Ratusan Tersangka Karhutla Masih Perorangan, Akademisi UGM Soroti Sanksi Tumpul ke Korporasi
-
4 Bedak Tabur Lokal Terbaik untuk Sehari-hari, Bantu Kontrol Minyak dan Blur Pori
-
Makna Lagu 'Untuk Hati yang Terluka' Isyana, saat Hidup Tak Sesuai Harapan
-
Cara Mudah Mengubah Desil Lewat HP dari Rumah, Begini Langkah-langkahnya
-
Prabowo Pastikan BUMN Lebih Ramping, Targetkan 700 Lagi Ditutup hingga Akhir Tahun