Anak Krakatau dan Lewotobi Erupsi, Pemerintah Australia Ungkap Bahaya Lain yang Mengintai Turis

Senin, 07 September 2026 | 14:23 WIB
Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, erupsi dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih 10.000 meter di atas puncak atau kurang lebih 11.584 meter di atas permukaan laut, Selasa (17/6/2025) pukul 17:35 WITA [Suara.com/ANTARA/HO-PVMBG]
  • Pemerintah Australia memperingatkan warganya di Indonesia mengenai bahaya erupsi gunung berapi dan risiko keracunan metanol.
  • Maskapai Qantas membatalkan serta mengubah jadwal penerbangan menuju Jakarta akibat sebaran abu vulkanik gunung berapi aktif.
  • Qantas memberikan fasilitas pengembalian dana, kredit perjalanan, atau perubahan jadwal tanpa biaya bagi penumpang terdampak.

Qantas juga memberikan kelonggaran bagi penumpang yang terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau.

Penumpang dengan penerbangan menuju atau dari Jakarta yang dipesan paling lambat 5 September 2026, untuk perjalanan pada 5–9 September, dapat mengajukan pengembalian dana tanpa biaya, kredit perjalanan, atau perubahan tanggal penerbangan.

Perubahan tanggal perjalanan dapat dilakukan hingga tujuh hari dari tanggal keberangkatan awal, dengan ketentuan dan ketersediaan yang berlaku.

Qantas menyatakan tim meteorologi dan operasionalnya terus memantau kondisi di sekitar Jakarta.

Maskapai juga telah menghubungi penumpang yang penerbangannya terdampak.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com