Viral JPO Dewi Sartika, Pramono Anung Tagih Tanggung Jawab Pengembang

Selasa, 08 September 2026 | 19:06 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wagub Rano Karno. (Suara.com/Yoga)
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyoroti JPO Jalan Dewi Sartika Jakarta Timur yang belum rampung pada Selasa 8 September 2026.
  • Pemprov DKI melalui Dinas Bina Marga memasang pagar pengaman serta pelican cross karena akses jembatan membahayakan warga.
  • Pramono mendesak KSO Fortuna Indonesia selaku pengembang segera menyelesaikan pekerjaan fisik jembatan yang mangkrak tersebut.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyoroti kondisi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Dewi Sartika, Jakarta Timur, yang belum kunjung rampung.

Jembatan yang berada di depan Apartemen Signature Park Grande tersebut viral di media sosial karena dinilai membahayakan imbas akses yang belum sempurna setelah adanya pelebaran jalan.

"Harusnya ketika jalan sudah dilebarkan, fasilitas sudah diberikan, maka JPO itu sudah menjadi tanggung jawab dari pihak pengembang. Tapi sampai hari ini ternyata belum diselesaikan," ujar Pramono di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Selasa (8/9/2026).

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akhirnya mengambil tindakan cepat dengan memasang pagar pengaman serta pelican cross untuk melindungi warga.

"Dinas Bina Marga yang mengambil inisiatif. Saya bersyukur mereka sudah mengambil tindakan cepat," jelas Pramono.

Eks Seskab ini menegaskan, pembangunan fasilitas tersebut sepenuhnya merupakan komitmen dan tanggung jawab dari pihak KSO Fortuna Indonesia selaku pihak pengembang.

Ia mendesak mereka agar segera menyelesaikan pekerjaan fisik jembatan agar tidak merugikan masyarakat lebih jauh.

"Saya sudah meminta untuk mereka segera melakukan penyempurnaan dan menyelesaikan JPO yang menjadi tanggung jawabnya," tegas Pramono.

JPO Dewi Sartika sendiri viral karena titik akses tangga naik-turun jembatan ini berakhir di tengah jalan dan tidak langsung terhubung dengan trotoar.

Akibat posisi ujung tangga yang berada di tengah jalan, pengguna JPO masih harus melanjutkan perjalanan dengan menyeberang jalanan lagi untuk bisa mencapai trotoar di tepi.

Selain masalah jembatan, Pemprov DKI juga menjadwalkan penataan kabel semrawut di sepanjang jalan Gatot Subroto hingga Cawang pada pekan ini.

"Sebenarnya kemarin saya sudah agendakan hari Senin untuk di Jalan Gatot Subroto sampai dengan Cawang. Hanya memang karena ada debu atau abu vulkanik, sehingga dipending," pungkas Pramono.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com