Bukan Cuma Cuaca, Pegiat Konsumen Soroti Kelaikan Kapal hingga Dugaan Overload Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 15:37 WIB
Sejumlah penumpang kapal motor penumpang (KMP) Virgo Transport 8 tiba menggunakan kapal MV Haida di Pelabuhan Tri Sakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (13/9/2026). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/hma]
  • Ketua FKBI Tulus Abadi menduga cuaca buruk bukan faktor tunggal penyebab tenggelamnya kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa pada 14 September 2026.
  • Tulus meminta KNKT dan aparat penegak hukum mengusut kelaikan kapal berusia 38 tahun, dugaan kelebihan muatan truk ODOL, serta alat keselamatan.
  • Pemeriksaan menyeluruh harus mencakup perusahaan operator kapal dan petugas syahbandar Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dari hulu hingga hilir.

Suara.com - Tenggelamnya kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa tidak semestinya hanya dikaitkan dengan cuaca buruk. Pegiat Perlindungan Konsumen sekaligus Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI), Tulus Abadi, menilai kondisi cuaca semestinya sudah dapat dimitigasi sejak sebelum kapal berangkat hingga selama perjalanan.

Karena itu, Tulus menduga cuaca bukan menjadi satu-satunya faktor yang menyebabkan kapal tersebut tenggelam.

"Faktor cuaca seharusnya bisa dimitigasi, baik saat pra perjalanan, saat selama perjalanan maupun bahkan mendekati akhir perjalanan. Sehingga patut diduga dengan kuat, bahwa tenggelamnya kapal tersebut cuaca bukanlah faktor tunggal, tetapi hanya menjadi salah satu pencetus," kata Tulus dalam keterangannya, Senin (14/9/2026).

Menurut dia, terdapat sejumlah persoalan yang perlu menjadi perhatian dalam mengusut kecelakaan Virgo Transport 8, mulai dari status kelaikan kapal hingga dugaan kelebihan muatan.

Tulus menyoroti usia Virgo Transport 8 yang disebut telah mencapai 38 tahun. Ia juga mempertanyakan status laik layar kapal tersebut, terlebih kapal itu disebut hanya biasa digunakan untuk pelayaran di laut yang tenang.

Kondisi tersebut, menurut Tulus, perlu diperiksa lebih lanjut untuk mengetahui apakah kapal benar-benar memenuhi standar keselamatan untuk menghadapi kondisi laut yang lebih buruk.

Selain itu, Tulus mempertanyakan kelengkapan alat pendukung keselamatan di dalam kapal. Ia menyoroti dugaan tidak berfungsinya alarm ketika kapal mulai miring setelah dihantam ombak besar dan berfungsi untuk membangunkan penumpang yang sedang tidur.

Tulus juga menduga kapal tidak memiliki radar cuaca yang berfungsi dengan baik. Menurut dia, keberadaan perangkat tersebut penting agar kapal dapat mengetahui kondisi cuaca di depannya dan mengambil langkah untuk menghindari potensi hantaman ombak besar.

Selain persoalan kapal dan perangkat pendukung, Tulus meminta dugaan kelebihan muatan atau overload turut diperiksa.

"Patut diduga, kapal tersebut mengalami kelebihan muatan (over load), baik jumlah penumpang riil sesuai manifest, dan atau muatan barang, terutama dugaan adanya truk ODOL. Sehingga ketika dihantam ombak besar, kapal menjadi miring, dan oleng," ujarnya.

Tulus juga meminta kelengkapan alat keselamatan untuk penumpang diperiksa, termasuk jaket keselamatan, pelampung, dan sekoci.

Berbagai dugaan tersebut, menurut Tulus, perlu dibuktikan melalui penyelidikan yang menyeluruh. Ia menegaskan persoalan keselamatan penumpang tidak boleh berhenti pada pemeriksaan terhadap awak kapal saja.

Tulus juga mendesak kecelakaan Virgo Transport 8 diusut secara menyeluruh oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan aparat penegak hukum, mulai dari sektor hulu hingga hilir.

Ia meminta pemeriksaan tidak hanya diarahkan kepada kru kapal, tetapi juga perusahaan yang mengoperasikan kapal tersebut serta pihak yang memiliki kewenangan memastikan kapal memenuhi persyaratan sebelum berlayar.

"Oleh sebab itu, tenggelamnya kapal Virgo Transport 8 harus diusut tuntas oleh KNKT, aparat penegak hukum, dari sektor hulu hingga hilir. Bukan hanya mengusut kru kapal, tetapi juga perusahaan kapal tersebut. Termasuk juga mengusut petugas syahbandar di pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya," kata Tulus.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com