10 Hari Tanpa Titik Terang, Operasi SAR Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dihentikan

Kamis, 17 September 2026 | 19:22 WIB
Gubernur Banten Andra Soni (tiga dari kiri) memberikan konferensi pers penghentian operasi SAR KM Arupadhatu 1 yang hilang beserta delapan penumpangnya di Posko Utama SAR Gabungan, Dermaga Marina Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis (17/9/2026). ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo
BACA 10 DETIK
  • Gubernur Banten Andra Soni menghentikan operasi SAR kapal KM Arupadatu I di Selat Sunda pada Kamis (17/9/2026).
  • Pencarian selama 10 hari oleh 523 personel di area seluas 8.509 NM persegi tidak membuahkan hasil.
  • Pemerintah daerah dan Basarnas membuka peluang melanjutkan pencarian jika ditemukan petunjuk baru dari laporan masyarakat.

Suara.com - Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap rombongan jurnalis dan kru kapal cepat KM Arupadatu I yang hilang kontak di perairan Selat Sunda resmi dihentikan setelah berlangsung selama 10 hari.

Penutupan operasi SAR gabungan diumumkan Gubernur Banten Andra Soni dalam konferensi pers di Posko Utama SAR Gabungan, Dermaga Marina Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis (17/9/2026) petang.

Keputusan tersebut diambil setelah tim SAR gabungan tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban maupun awak kapal selama penyisiran di berbagai sektor.

"Sudah tidak efektif maka dengan berat hati pelaksanaan operasi gabungan ini dinyatakan dihentikan," kata Andra.

Selama 10 hari pencarian, sebanyak 523 personel SAR gabungan dikerahkan untuk menyisir wilayah darat, laut hingga udara. Luas area pencarian mencapai 8.509 nautical mile (NM) persegi.

Namun, hingga operasi hari terakhir, tim SAR belum menemukan objek yang menjadi sasaran pencarian.

Tim sebelumnya menemukan 13 objek terapung di laut. Namun, setelah diverifikasi Ditpolairud Polda Banten, seluruh objek tersebut dipastikan tidak berkaitan dengan fisik maupun kelengkapan KM Arupadatu I.

Andra mengatakan pemerintah daerah bersama Basarnas tetap membuka kemungkinan operasi SAR kembali dilakukan. Pencarian dapat dilanjutkan apabila muncul petunjuk baru atau laporan masyarakat yang telah terkonfirmasi.

Di akhir operasi, Andra menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel SAR gabungan yang terlibat dalam pencarian selama 10 hari.

Ia juga berterima kasih kepada insan pers yang turut mengawal pemberitaan mengenai operasi kemanusiaan tersebut.

"Semoga kita mendapatkan informasi yang bisa kita tindak lanjuti dan terimakasih kepada rekan media yang 10 hari ini terus membantu operasi ini," kata dia. (Antara)

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com