Arrmanatha Ungkap Detik-Detik Dipanggil ke Istana hingga Dilantik Jadi Menlu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:16 WIB
Arrmanatha Nasir. [Suara.com/Oke Atmaja]
BACA 10 DETIK
  • Presiden Prabowo Subianto melantik Arrmanatha Nasir sebagai Menteri Luar Negeri di Istana Negara pada Kamis, 1 Oktober 2026.
  • Arrmanatha menggantikan Sugiono yang kini mengemban jabatan baru sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
  • Menteri Luar Negeri yang baru berkomitmen untuk melanjutkan program kerja serta memprioritaskan kepentingan nasional sesuai Asta Cita.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan kabinet, salah satunya di Kementerian Luar Negeri. Prabowo melantik Arrmanatha Nasir menjadi Menteri Luar Negeri menggantikan Sugiono.

Arrmanatha sebelumnya merupakan Wakil Menteri Luar Negeri. Adapun Sugiono mendapat jabatan baru sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK).

Tata, sapaan akrab Arrmanatha mengaku pemanggilan dirinya ke Istana untuk pelantikan sebagai Menlu terjadi siang ini. Pihak istana melalui Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menghubungi dan meminta Tata datang ke Istana.

“Pemberitahuannya juga tidak lama sebelum itu. Lewat WhatsApp, dan ditelepon oleh Pak Seskab,” kata Tata di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Tata mengaku saat menerima panggilan telepon, ia sedang bersama Sugiono di kantor Kementerian Luar Negeri. Dengan begitu, otomatis Tata juga mengetahui perihal Istana yang meminta Sugiono datang untuk dilantik sebagai Menko PMK.

“Ya, karena waktu saya di... diinformasikan, saya sedang bersama dengan Pak Menlu,” kata Tata.

Dengan pengangkatan Tata sebagai Menlu, jumlah wakil menteri luar negeri berkurang satu, kini menjadi dua. tata mengatakan sejauh ini belum ada rencana penambahan wamenlu pengganti dirinya.

“Sampai saat ini masih tetap dua Wamenlu. Belum ada informasi terkait dengan tambahan Wakil Menteri Luar Negeri,” kata Tata.

Mengenai tugas barunya sebagai Menlu, Tata menegaskan dirinya akan melanjutkan apa yang telah dilakukan Sugiono. 

“Jadi tugas saya di sini adalah melanjutkan, apa yang telah dijalankan oleh Bapak Sugiono, yang sekarang menjadi, Pak Menko. Tentunya, kita akan terus memprioritaskan hal-hal yang menjadi kepentingan nasional khususnya terkait dengan... pertama adalah memperjuangkan kepentingan nasional, salah satunya di Asta Cita,” tutur Tata.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com