- Presiden Prabowo Subianto mencopot Pratikno dari posisi Menko PMK dalam Kabinet Merah Putih pada 1 Oktober 2026.
- Fisipol UGM menyatakan terbuka jika Pratikno ingin kembali aktif mengajar melalui mekanisme kepegawaian yang berlaku.
- Pratikno sempat menuai kritik dan penolakan dari mahasiswa UGM selama aktif menjabat di pemerintahan sebelumnya.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto resmi melakukan reshuffle terhadap sejumlah menteri dan pejabat dalam Kabinet Merah Putih pada Kamis (1/10/2026).
Salah satu pejabat yang terkena perombakan adalah Pratikno. Guru Besar UGM itu kini tak lagi menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK). Posisi tersebut kini diberikan kepada Sugiono.
Pergantian jabatan ini sekaligus memunculkan pertanyaan mengenai aktivitas Pratikno di kampus. Nama Pratikno masih tercantum dalam daftar dosen Departemen Politik dan Pemerintahan (DPP), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) UGM.
Dalam laman resmi DPP UGM, Pratikno tercatat sebagai profesor bidang Ilmu Politik. Bidang kajiannya antara lain kebijakan publik dan administrasi, tata kelola, desentralisasi dan politik lokal, masyarakat sipil, serta demokrasi.
Lantas, apakah Pratikno akan kembali menjalankan aktivitas akademiknya di UGM setelah tak lagi berada di kabinet?
Dekan Fisipol UGM, Gabriel Lele, mengatakan pihak fakultas belum berkomunikasi langsung dengan Pratikno mengenai kemungkinan dirinya kembali ke kampus.
"Belum (ada komunikasi dengan Pratikno). Beliau pasti sudah punya rencana cadangan," kata Gabriel saat dikonfirmasi, Kamis (1/10/2026).
Saat ditanya mengenai status kepegawaian Pratikno selama menjalankan tugas sebagai menteri, Gabriel mengaku tidak mengetahui secara detail skema yang digunakan.
"Nah ini juga saya kurang tahu, yang lebih paham itu Biro SDM UGM," ujarnya.
Meski demikian, Gabriel memastikan Fisipol UGM tetap terbuka apabila Pratikno nantinya memutuskan kembali menjalankan aktivitas akademiknya di kampus.
Menurut dia, kepulangan Pratikno dapat dilakukan melalui mekanisme kepegawaian yang berlaku di UGM.
"Betul (fakultas terbuka). Tinggal proses reaktivasi sesuai aturan kepegawaian," tandasnya.
Pernah Dikritik Mahasiswa
Saat masih menjabat sebagai menteri, Pratikno juga pernah mendapat sorotan dari sivitas akademika UGM.
Pada Februari 2024, sejumlah mahasiswa DPP Fisipol UGM bersama sejumlah dosen dan alumni menyampaikan kritik terhadap Pratikno dan Ari Dwipayana yang saat itu berada dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Mereka menyerukan agar keduanya kembali ke kampus dan mengambil sikap sebagai akademisi.
Polemik tersebut kembali mencuat pada Agustus 2024. Saat itu, sejumlah mahasiswa Fisipol UGM membentangkan spanduk bertuliskan "Pratikno Dilarang Masuk".
Spanduk tersebut muncul ketika berlangsung acara podcast "Bocor Alus Politik" yang digelar Tempo dengan tema "Begal Konstitusi Demi Dinasti".
Kala itu, Pratikno masih menjabat sebagai Menteri Sekretaris Negara di pemerintahan Joko Widodo. Peristiwa tersebut menjadi salah satu bentuk kritik mahasiswa terhadap keterlibatan akademisi UGM dalam pemerintahan.