Terungkap! Ini Penyebab Kebakaran Rumah di Matraman yang Tewaskan 2 Orang

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:50 WIB
Personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur memadamkan kebakaran rumah di Jalan Asem Gede Timur, RT 10/RW 05, Utan Kayu Selatan, Matraman, Jakarta Timur, Selasa (6/10/2026). (ANTARA/Siti Nurhaliza).
BACA 10 DETIK
  • Kebakaran rumah toko alat kesehatan di Utan Kayu Selatan pada Selasa, 6 Oktober 2026, menewaskan dua orang.
  • Polres Metro Jakarta Timur menyatakan penyebab kebakaran yang menelan dua korban jiwa tersebut adalah korsleting listrik.
  • Tim forensik RS Polri Kramat Jati telah mengidentifikasi jenazah korban yang kemudian dimakamkan pihak keluarga.

Suara.com - Polisi mengungkap penyebab kebakaran yang menelan dua korban jiwa di Utan Kayu Selatan, Matraman, Jakarta Timur akibat korsleting listrik. Hal itu terungkap usai petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kasie Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Made Budi, mengatakan berdasarkan hasil penyidikan kebakaran disebabkan korsleting listrik di lantai dua.

"Keterangan dari penyidik penyebabnya itu karena korsleting listrik di lantai dua," kata Made, saat dikonfirmasi, Rabu (7/10/2026).

Dua korban jiwa, lanjut Made juga sudah teridentifikasi oleh tim dokter forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Kekinian kedua jenazah telah dimakamkan pihak keluarga di kampung halaman.

"Korban terjebak di lantai dua, saksi berinisial A sempat ingin menyelamatkan saudaranya tapi api sudah membesar," ucap Made.

Diberitakan sebelumnya, dua orang meninggal dunia akibat insiden kebakaran di Jalan Asem Gede RT 10/05, Utan Kayu Selatan, Matraman, Jakarta Timur. Kedua korban tewas terbakar akibat terjebak di dalam rumah.

Perwira Piket Gulkarmat Jakarta Timur, Suhudi mengatakan, kedua korban tewas merupakan Alfarizi (20), dan Fadel (18). Adapun, objek yang terbakar merupakan bangunan rumah yang dijadikan tempat usaha alat kesehatan online.

Peristiwa kebakaran ini diketahui bermula ketika para penghuni menyadari tembok ruangan terasa panas. Saat itu, baru di sadari jika sudah terdapat kobaran api di lokasi tersebut.

“Sudah terjadi penyalaan di bawah lantai 2, lalu pemilik melaporkan damkar,” ucap Suhudi, dalam keterangannya, Selasa (6/10/2026).

Dalam peristiwa ini, warga telah berupaya menyelamatkan dua korban. Namun, upaya tersebut tidak berhasil lantaran kobaran api yang sudah membesar.

Dalam insiden ini, pihak pemadam mengerahkan 10 unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian dengan diisi 50 personel.

Usai pemadaman, petugas langsung mengevakuasi dua jenazah ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati.

“Penyebab masih proses penyelidikan,” tandasnya.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com