Tepis Isu Liar, BGN Pastikan TKP Mayat Diborgol di Kendal Bukan Gedung SPPG

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:56 WIB
Ilustrasi-Penemuan mayat laki-laki lanjut usia di tangerang. [Antara]
BACA 10 DETIK
  • BGN menegaskan bangunan penemuan jenazah di Kendal pada 10 Oktober 2026 bukan dapur MBG.
  • Juru Bicara BGN Tysa Novenny menyatakan bangunan itu tidak memiliki ID resmi maupun aktivitas terkait program pemerintah tersebut.
  • Klarifikasi ini disampaikan untuk mencegah kesimpangsiuran informasi serta mengimbau masyarakat agar selalu memverifikasi fakta sebelum mengaitkan suatu peristiwa.

Suara.com - Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bangunan tempat ditemukannya jenazah dengan kondisi tangan diborgol di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, bukan merupakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Klarifikasi ini disampaikan setelah beredarnya informasi mengenai penemuan jenazah yang mengaitkan bangunan tersebut dengan program MBG.

Juru Bicara BGN, Tysa Novenny, mengatakan pihaknya telah menelusuri informasi tersebut dan berkoordinasi dengan Koordinator Wilayah setempat untuk memastikan status bangunan.

“Berdasarkan hasil penelusuran dan koordinasi yang telah kami lakukan, bangunan tersebut bukan merupakan gedung SPPG dan tidak memiliki ID SPPG resmi. Di lokasi tersebut juga tidak pernah terdapat kegiatan maupun aktivitas yang berkaitan dengan Program MBG,” ujar Tysa kepada wartawan, Sabtu (10/10/2026).

Tysa menjelaskan, bangunan itu juga tidak termasuk gedung yang terdampak kebijakan moratorium pembangunan atau operasional SPPG. Selain itu, tidak ada mitra BGN yang mengklaim kepemilikan atas bangunan tersebut.

“Dengan demikian, dapat kami tegaskan bahwa bangunan tersebut tidak memiliki keterkaitan dengan Badan Gizi Nasional maupun pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis,” tegas Tysa.

BGN menyatakan klarifikasi tersebut disampaikan untuk mencegah kesimpangsiuran informasi dan memastikan masyarakat memperoleh keterangan yang akurat.

Masyarakat juga diimbau tidak langsung mengaitkan suatu peristiwa dengan program pemerintah sebelum fakta dan keterkaitannya terverifikasi.

Di sisi lain, BGN menyampaikan belasungkawa atas penemuan jenazah tersebut dan berharap keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dalam menghadapi musibah.

“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan,” pungkasnya.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com