-
Influencer Malaysia Joseph Lee mengkritik Presiden Prabowo akibat dampak kabut asap karhutla Indonesia.
-
Paparan asap karhutla menyebabkan gangguan kesehatan parah serta melumpuhkan aktivitas luar ruang warga.
-
Pemerintah Indonesia didesak menuntaskan krisis pencemaran udara lintas batas dalam jangka waktu satu bulan.
Suara.com - Krisis kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan dari Indonesia kembali memicu ketegangan kesehatan serta aktivitas harian warga negara tetangga. Seorang influencer asal Malaysia bahkan secara terbuka mendesak Kepala Negara Republik Indonesia untuk segera menyelesaikan persoalan polusi udara lintas batas ini.
Aksi unjuk rasa secara digital tersebut menjadi sorotan publik setelah dampak pencemaran udara dinilai sudah melewati batas toleransi fisik warga. Gangguan respirasi parah kini membayangi kehidupan harian masyarakat di kawasan terdampak.
Penanganan karhutla kini mendapat tekanan internasional yang makin nyata dari masyarakat sipil kawasan Asia Tenggara. Publik menanti langkah konkrit pemerintah Indonesia dalam meredam dampak ekologi yang meluas hingga ke negara tetangga.
Joseph Lee, influencer asal Malaysia, memperlihatkan kondisi fisiknya yang memburuk akibat paparan polusi udara ekstrem sembari mengenakan alat bantu pernapasan. Ia mengekspresikan penderitaannya yang kian memuncak melalui rekaman video di media sosial.
"Prabowo tolong saya sudah tidak ingin menderita karena asap. Saya bangun pagi dengan ini, demam dan saya sakit tenggrokan, hidung terus berair. saya kesulitan bernafas," kata dia di video itu.
Pencemaran udara akibat karhutla tidak hanya merusak kondisi kesehatan, tetapi juga melumpuhkan berbagai agenda ruang terbuka warga. Kehidupan sosial masyarakat menjadi sangat terbatas akibat paparan debu dan partikel berbahaya.
Lee menegaskan bahwa jadwal menghadiri pertunjukan musik The Weeknd hingga kegiatan komunitas lari terpaksa berantakan akibat situasi ini. Aktivitas santai seperti piknik serta agenda kencan juga ikut terganggu oleh pekatnya polusi.
Ia memberi batas waktu satu bulan bagi pemerintah Indonesia untuk membersihkan ruang udara kawasan dari paparan asap pencemar. Pihaknya mengancam akan meluapkan kemarahan lebih besar apabila desakan tersebut diabaikan.
Fenomena kebakaran hutan dan lahan di Indonesia memang menjadi isu transnasional tahunan yang kerap memicu ketegangan diplomatik di kawasan Asia Tenggara. Musim kemarau panjang kerap memperparah penyebaran asap hingga melintasi batas wilayah negara jiran seperti Malaysia dan Singapura.