Rudy Masud Bungkam Usai dari Singapura, Netizen Sindir Pedas: Lemah Gak Punya Nyali

Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:46 WIB
Gubernur Kaltim (Kalimantan Timur), Rudy Masud. (Instagram/h.rudymasud)
BACA 10 DETIK
  • Gubernur Kaltim Rudy Masud enggan diwawancarai wartawan setibanya dari Singapura pada Selasa, 13 Oktober 2026.
  • Sikap tersebut memicu hujatan dari netizen di media sosial serta sorotan tajam dari media asing Malaysia.
  • Diskominfo Kaltim menyatakan perjalanan medis tersebut sudah mengantongi izin resmi dari Menteri Dalam Negeri.

Media Asing Kritik Rudy Masud

Keberadaan Rudy di luar negeri menjadi sorotan ketika warga, termasuk di Samarinda, masih menghadapi dampak kabut asap.

Sejumlah pengguna media sosial mempertanyakan kepergian gubernur saat masyarakat berjuang menghadapi kondisi udara yang memburuk.

Foto Rudy di Singapura tersebut beredar luas di platform Threads.

Tak hanya jadi sorotan warga Kaltim dan netizen Indonesia, keberadaan Rudy Mas’ud dan istri di Singapura juga jadi perhatian media asing.

Salah satu media Malaysia, Sinar Harian menuliskan Gubernur Kaltim itu panen hujatan dan kritik dari publik karena berada di luar negeri.

"Gabenor Indonesia dikecam selepas tular gambar berada di luar negara ketika jerebu tebal," tulis media Malaysia tersebut.

Menanggapi polemik tersebut, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalimantan Timur menjelaskan bahwa perjalanan Rudy Mas’ud ke Singapura bertujuan menjalani pemeriksaan kesehatan.

Kepala Diskominfo Kalimantan Timur, Ririn Sari Dewi, mengatakan Rudy telah memperoleh izin dari Menteri Dalam Negeri untuk menjalani pemeriksaan tersebut.

Rudy berangkat ke Singapura pada Sabtu (10/10/2026) dan kembali ke Kalimantan Timur pada Selasa (13/10/2026). Ririn menegaskan, perjalanan itu telah melalui prosedur perizinan kepada pemerintah pusat.

Ririn juga memastikan bahwa kunjungan tersebut hanya untuk keperluan pemeriksaan kesehatan dalam waktu singkat.

Meski begitu, media Malaysia itu menuliskan bahwa keputusan Rudy Mas’ud ke Singapura dianggap tak sensitif dengan kondisi masyarakat Kaltim saat ini.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com