Polisi Pastikan Ledakan di Pasar Cimanggis Bukan Bom, Tabung Etilen 52 Kg Ditemukan di TKP

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:54 WIB
Personel Brimob mengamati lokasi ledakan di Pasar Cimanggis, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (14/10/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/kye]
BACA 10 DETIK
  • Puslabfor Bareskrim Polri menyelidiki ledakan di Pasar Cimanggis, Tangerang Selatan, yang terjadi pada Rabu (14/10/2026).
  • Polisi memastikan ledakan bersumber dari tabung Etilen 52 kg untuk mematangkan buah di gudang, bukan bom.
  • Dampak insiden tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia serta sebelas orang mengalami luka-luka.

Suara.com - Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri melakukan penyelidikan melalui olah tempat kejadian perkara (TKP) lokasi ledakan di Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel) yang mengakibatkan korban jiwa pada Rabu (14/10/2026).

Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Susatyo Purnomo Condro di Tangerang, Kamis, mengatakan bahwa proses penyelidikan ini dilakukan untuk mengetahui sumber ledakan di kawasan pasar tersebut, Yang berdasarkan temuan di lokasi, bahwa ledakan itu diduga bersumber dari gudang penyimpanan buah.

"Gudang penyimpanan buah, dan hasil olah TKP dengan jibom dan sebagainya, ini bukan bom. Ini bukan bom, ini adalah ledakan yang saat ini masih didalami," ujarnya sebagaimana dilansir Antara.

Ia menuturkan, dari hasil penyelidikan itu petugas juga menemukan sebuah tabung Etilen seberat 52 kilogram, yang lazimnya digunakan untuk mematangkan buah.

"Jadi tabung itu biasa digunakan memang untuk mematangkan buah. Ditemukan memang di tempat yang paling parah kerusakannya, itu ditemukan buah pisang yang cukup banyak. Buah pisang yang cukup banyak dan dalam kondisi mentah," katanya menjelaskan.

Susatyo mengatakan, selain melakukan olah TKP, tim penyidik juga telah memeriksa dan memintai keterangan saksi.

Dari keterangan awal, ledakan tersebut terjadi di tengah kegiatan pengepakan di area pasar tersebut.

"Jadi para korbannya sebagian pekerja dari gudang buah itu. Ada sebagian pekerja karena juga ditemukan korban yang berada di depan ruko," paparnya.

Dia menambahkan, pasca kejadian ledakan, petugas dari kepolisian telah berhasil mengevakuasi korban. Sebanyak dua orang meninggal serta sekitar 11 orang mengalami luka-luka.

"Korban dirawat di tiga rumah sakit, Rumah Sakit Sari Asih, Rumah Sakit Fatmawati, dan juga Rumah Sakit RSUD Tangerang Selatan," ungkap Susatyo.

Sebelumnya, insiden ledakan skala besar terjadi di Pasar Cimanggis, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten pada Rabu malam (14/10). Atas kejadian itu belasan warga yang berada di area kejadian ikut terdampak.

Pemerintah beserta pihak kepolisian setempat turun langsung untuk mengerahkan bantuan sebagai penanganan atas peristiwa tersebut, termasuk mengerahkan sejumlah mobil ambulan untuk mengevakuasi para korban.

Di samping itu, aparat kepolisian setempat memasang garis polisi untuk menandai lokasi terjadinya ledakan tersebut.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com