Kabut Asap Ganggu Aktivitas Masyarakat Sumut, Gubsu Bobby Siapkan Modifikasi Cuaca

Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:38 WIB
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution. [dok Diskominfo Sumut]
BACA 10 DETIK
  • Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyatakan wilayah Sumut terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan pada Kamis (15/10/2026).
  • Gubsu Bobby menyiapkan teknologi modifikasi cuaca untuk menurunkan hujan guna mengurangi sebaran kabut asap di kawasan Danau Toba.
  • Pemerintah Provinsi Sumut juga berencana menggunakan metode dry ice jika upaya penurunan hujan gagal mengatasi kabut asap.

Suara.com - Hampir seluruh wilayah di Sumut turut diselimuti kabut asap efek dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah provinsi beberapa hari terakhir.

Untuk mengatasi hal itu, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyebutkan pihaknya bakal membuat modifikasi cuaca agar turun hujan untuk mengurangi sebaran asap.

"Hari ini sampai besok kami juga sudah mencoba untuk modifikasi cuaca agar bisa menurunkan hujan di wilayah Sumatera Utara, hari ini kami coba di kawasan Danau Toba," kata Bobby Nasution di SMA Negeri 1 Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, Kamis (15/10/2026).

Selain di kawasan Danau Toba, modifikasi cuaca juga bakal dilakukan di beberapa daerah. Hal itu dilakukan secara bertahap.

"Untuk daerah lainnya di beberapa wilayah di Sumatera Utara akan dilakukan secara bertahap," ucapnya.

Selain mengupayakan modifikasi cuaca untuk menurunkan hujan, Gubsu Bobby juga sudah berkomunikasi dengan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru terkait penggunaan metode dry ice untuk membuat asap naik ke atas. Sehingga tidak membahayakan masyarakat.

"Tadi sudah komunikasi dengan Gubernur Sumatera Selatan yang hari ini juga sudah membuat dry ice mengangkat asapnya biar bisa naik, tidak berbahaya asapnya turun ke darat, melalui teknologi yang ada," sebutnya.

Metode dry ice disebut bakal digunakan jika modifikasi cuaca tidak berhasil menurunkan hujan. Langkah itu diambil untuk memastikan aktivitas masyarakat tidak terganggu akibat asap.

"Kalau besok upaya penurunan hujan di beberapa wilayah di Sumatera Utara berhasil, mungkin ada beberapa yang tidak berhasil, asapnya masih tinggi kami akan coba berbagai upaya memastikan asap yang ada di Sumatera Utara tidak mengganggu aktivitas sehari-hari kita semua," tuturnya.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com