- Istri Wapres Selvi Ananda mengunjungi Gorontalo untuk meninjau program kesehatan dan pemberdayaan masyarakat pada Rabu 14 Oktober 2026.
- Selvi meninjau posyandu, cek kesehatan gratis bagi nelayan, serta mengunjungi keluarga penerima bantuan bedah rumah di Bone Bolango.
- Program pendampingan gizi dan pemeriksaan kesehatan tersebut berhasil meningkatkan berat badan anak serta membantu warga pesisir.
Suara.com - Aktivitas istri dari Wapres Gibran, Selvi Ananda cukup jarang disorot. Lantas apa saja aktivitas Selvi sebagai istri wakil presiden.
Akvitas Selvi sebagai istri Gibran didokumentasikan laman resmi wakil presiden.
Selvi diketahui blusukan ke sejumlah daerah di Indonesia, seperti ke Gorontalo.
Selvi berada di Gorontalo pada Rabu (14/10/2026). Di sana, ia mengunjungi sejumlah program pelayanan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat di Provinsi Gorontalo.
Selvi meninjau pelayanan posyandu dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Desa Huangobotu, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango.
Ia juga mengunjungi keluarga penerima bantuan bedah rumah serta melihat dukungan usaha bagi warga di Desa Huidu, Kabupaten Gorontalo.
Selvi Tinjau Pemeriksaan Kesehatan Warga Pesisir
Di Desa Huangobotu, pelayanan posyandu diberikan kepada 100 balita, 10 lansia, dan 10 ibu hamil.
Sementara itu, program Cek Kesehatan Gratis menjangkau 150 nelayan yang mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara langsung di lingkungan tempat tinggal mereka.
Selvi berdialog dengan warga dan tenaga kesehatan mengenai pelayanan yang diberikan, termasuk pemantauan pertumbuhan anak dan pemeriksaan kondisi kesehatan masyarakat pesisir.
Akses layanan di dekat tempat tinggal diharapkan memudahkan warga memeriksakan kondisi kesehatan tanpa harus selalu datang ke fasilitas kesehatan.
Saat mengunjungi posyandu, Selvi berbincang dengan Cirlis Abas (33), ibu dari Sarah (4), yang mengikuti program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Seruni KMP.
Setelah dua minggu mengikuti program tersebut, berat badan Sarah meningkat dari 11,1 kilogram menjadi 11,6 kilogram.
Perkembangan itu menjadi salah satu hasil pemantauan pertumbuhan anak dalam program pendampingan gizi tersebut.
Manfaat pemeriksaan kesehatan juga dirasakan Alis Savini (64), yang menjalani pemeriksaan tekanan darah, kolesterol, dan gula darah.
Ia mengaku terbantu karena dapat mengakses layanan kesehatan langsung di lingkungan masyarakat, meskipun biasanya memeriksakan diri ke puskesmas sebulan sekali.