Gus Ipul Sebut Sekolah Rakyat Buka Peluang Pemberdayaan bagi 44 Ribu Keluarga

Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:33 WIB
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dalam acara Model Wadah Ekosistem Pemberdayaan Usaha Masyarakat Melalui Perintis Berdaya Connect di Bandung Creative Hub, Kota Bandung, Selasa (20/10/2026). (Dok: Kemensos)

Dalam kegiatan di Bandung, 100 orang tua siswa Sekolah Rakyat mulai dilibatkan dalam upaya pemberdayaan. Gus Ipul berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan tersebut secara optimal dan menjadi contoh bagi keluarga lain di wilayahnya.

“Bapak-Ibu akan jadi contoh. Bapak-Ibu akan jadi model. Kalau Bapak-Ibu sekalian nanti sukses, insyaallah di tempat-tempat lain akan sukses,” katanya.

Senada, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar optimistis mampu mendorong keluarga siswa Sekolah Rakyat untuk menjadi pelaku bisnis dan naik kelas.

“Insya Allah Pak Mensos kita akan dorong minimal 40 ribu wali murid dari sekolah rakyat harus naik kelas menjadi pelaku bisnis. Sehingga generasinya tumbuh dari pendidikan, orang tuanya lepas dari masalah ekonomi yang dihadapi,” kata Muhaimin.

Menurutnya, pemberdayaan 100 orang tua siswa Sekolah Rakyat di Kota Bandung menjadi rintisan piloting strategis memutus transmisi kemiskinan.

“Ini akan menjadi piloting yang sangat strategis sekolah rakyat, sekaligus mengatasi mata rantai kemiskinan. Dan inilah contoh yang saya kira anaknya sekolah orang tuanya juga diberikan satu tahapan kemajuan,” pungkas Muhaimin.

Usai acara, Mensos Gus Ipul bersama Menko Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar meninjau 100 ibu dan wali murid Sekolah Rakyat se-Bandung Raya yang mengikuti pelatihan usaha mikro melalui program LAKSMI Kementerian UMKM di Bandung Creative Hub.

“Di sini difasilitasi, jadi harus sukses supaya mandiri dan tidak bergantung pada bansos lagi,” pungkas Gus Ipul.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda, Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza, Wakil Wali Kota Bandung H. Erwin, Bupati Bandung M. Dadang Supriatna, Wakil Bupati Bandung Barat H. Asep Ismail, Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira.

Hadir pula Sekretaris Jenderal Kemensos Muhamad Hasan Chabibie, Dirjen Pemberdayaan Sosial Mira Riyati Kurniasih, Staf Khusus Menteri Sosial Ishaq Zubaedi Raqib, Tenaga Ahli Menteri Andy Kurniawan dan Agustinus Budi Prasetyohadi, serta Sekretaris Ditjen Linjamsos Beni Sujanto.

Turut hadir, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Kemenko Pemberdayaan Masyarakat Dyah Tri Kumolosari, Deputi I Leontinus Alpha Edison, serta Staf Khusus Menko Arif Ruba’i dan Andreas Marbun, Plt. Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM Reghi Perdana, Deputi Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kementerian Koperasi Destry Anna Sari, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat Naniek Sekarningsih, serta Direktur Utama BNI. Serta undangan pelatihan pemberdayaan dan UMKM. ***

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com