Ayah Meghan Markle Terseret Kasus Pornografi Anak di Filipina

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:27 WIB
Meghan Markle dan ayahnya, Thomas Markle. (Youtube/Good Morning America)
BACA 10 DETIK
  • Thomas Markle terseret kasus dugaan materi pelecehan anak di Filipina.

  • Meghan Markle buka suara dan akui prihatin atas kasus Thomas Markle.

  • Meghan Markle tegaskan keputusan jaga jarak diambil demi melindungi anak.

Meghan menegaskan, keputusannya menjaga jarak dan melarang Thomas Markle bertemu cucu-cucunya, Archie dan Lilibet semata-mata diambil demi keselamatan sang buah hati.

"Saya berharap sekarang publik bisa paham. Di balik semua narasi media selama bertahun-tahun, jarak yang saya jaga dari ayah saya dan pilihan untuk tidak membiarkannya bertemu anak-anak kami cuma punya satu alasan: untuk melindungi mereka," tegas Meghan.

Ia pun menambahkan bahwa apa yang kini terungkap jauh lebih mengerikan dari bayangannya.

"Harapan tulus saya adalah keadilan bisa ditegakkan sepenuhnya, dan prioritas utama tetaplah keselamatan serta perlindungan anak-anak yang tidak bersalah," imbuhnya.

Sebelumnya, hubungan Meghan Markle dan sang ayah memang sudah lama membeku, tepatnya sejak Mei 2018.

Menjelang royal wedding, Thomas Markle ketahuan bersekongkol merekayasa foto bersama paparazzi demi bayaran uang dan memiliki mangkir dari hari bahagia putrinya.

Ayah Meghan Markle, Thomas Markle (YouTube)

Bantahan Thomas Markle

Menghadapi tudingan berat dari putra kandungnya sendiri dilansir dari Daily Mail, Thomas Markle Sr. dengan tegas menepis kabar tersebut.

Melalui wawancaranya dengan media, mantan penata cahaya Hollywood ini menyebut seluruh tuduhan tersebut sebagai kebohongan dan fitnah keji yang sengaja dibuat untuk menghancurkan sisa hidupnya di usia senja.

Begitu pula dengan tanggapan putri sulung Thomas Maskle, yang meradang mendengar tuduhan adik laki-lakinya.

Samantha yang selama ini merawat sang ayah menyebut Thomas Jr. sebagai pembohong besar yang sengaja mengarang cerita demi uang dan balas dendam.

"Tuduhan menjijikkan ini sama sekali tidak berdasar. Saudara laki-laki saya mengarangnya karena uang dari ayah sudah disetop. Dia ingin menghancurkan ayah," tegas Samantha.

Samantha juga menjelaskan bahwa komputer-komputer tersebut sudah tidak disentuh ayahnya selama dua tahun terakhir.

Perangkat itu sempat dikirim dari Meksiko dan disimpan di ruang bawah tanah sebelum akhirnya berada di bawah penguasaan Thomas Jr.

"Tidak ada bukti ayah saya yang mengunduh gambar-gambar itu. Siapa pun bisa saja mengakses komputer tersebut dan menjebak ayah," imbuhnya.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com