Sopir BYD Tabrak dan Lindas Ojol di Blok M Negatif Narkoba, Polisi: Bukan Kabur tapi Kaget

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:18 WIB
Seorang pengemudi ojol ditabrak dan dilindas mobil taksi online hingga dua kali di Jalan Panglima Polim, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat (23/10/2026) sore. [istimewa]
BACA 10 DETIK
  • Pengemudi taksi online BYD negatif narkoba serta alkohol setelah menabrak pengendara ojol di Jakarta Selatan pada Jumat.
  • Polisi membantah sopir melarikan diri karena kendaraan tersebut sempat berhenti di dekat lokasi kejadian setelah insiden.
  • Korban ojek online menderita patah tulang tangan dan kaki, sedangkan pengemudi masih menjalani pemeriksaan intensif.

Suara.com - Polisi memastikan pengemudi taksi online listrik yang menabrak dan melindas pengendara ojek online (ojol) di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, tidak berada di bawah pengaruh narkoba maupun alkohol.

Kepastian tersebut disampaikan setelah polisi memeriksa pengemudi mobil BYD tersebut menyusul insiden yang terjadi di Jalan Panglima Polim, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (23/10/2026) sore.

Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Mujiyanto menegaskan, hasil pemeriksaan menunjukkan pengemudi negatif narkoba dan alkohol.

“Nggak ada. Itu udah diperiksa, negatif. Sama alkohol udah diperiksa juga,” ujarnya, Sabtu (24/10/2026).

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo juga membenarkan hasil tes urine pengemudi tersebut. Ia menjelaskan, sopir mengalami pembengkakan pada wajah setelah sempat menjadi sasaran amuk massa di lokasi kejadian.

“Tes urine dengan hasil negatif, dengan kondisi muka bengkak karena sempat di hakimi massa,” jelasnya.

Bantah Sopir Kabur Usai Tabrakan

Kecelakaan tersebut menjadi sorotan setelah videonya viral di media sosial. Dalam insiden itu, mobil BYD lebih dulu menabrak kendaraan lain yang melaju searah di depannya sebelum oleng dan melindas pengendara ojol.

Peristiwa tersebut memicu spekulasi warganet yang menduga sopir sengaja memacu kendaraannya untuk melarikan diri setelah tabrakan pertama.

Namun, Mujiyanto membantah dugaan tersebut. Menurut dia, mobil justru sempat berhenti setelah kejadian.

“Nggak kabur, kan berhenti di situ. Ya mungkin kaget terus oleng, mau jalan lagi, tapi berhenti di depan Hotel Amaris itu,” paparnya.

Pengemudi ojol terkapar usai ditabrak dan dilindas sopir taksi online di Panglima Polim.

Korban Patah Tulang, Sopir Masih Diperiksa

Akibat insiden tersebut, pengendara ojol mengalami patah tulang pada tangan dan kaki setelah terjatuh dan terlindas ban mobil. Korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit dalam kondisi masih hidup dan sadar.

Polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan dengan memeriksa sejumlah saksi. Hingga Sabtu (24/10/2026), penyidik belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut.

“Penyelidik masih mendalami dan belum menetapkan tersangka. Kemudian kondisi korban masih dalam penanganan pihak rumah sakit,” kata Joko.

Sementara pengemudi mobil BYD masih diamankan di Polres Metro Jakarta Selatan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Statusnya masih diamankan di polres. Masih dalam penyidikan, masih disidik,” pungkas Mujiyanto.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com