NTB.Suara.com - Manga One Piece Chapter 1080 sudah rilis pekan ini. Pecinta One Piece akan menyaksikan babak baru dari petualangan Mugiwara dan Krunya di Pulau Egghead.
Di One Piece Chapter 1080 ini setting lokasi tidak berada di Egghead malah mencerita aksi pelarian Koby dari markas Marshall D Teach di pulau bernama Hachinosu atau dijuluki pulau bajak laut.
Koby yang kini menjadi anak buah buah kesayangan Monkey D Garp diculik dan dibawa ke markas Kurohige setelah insiden Rocky Port. Di One Piece chapter 1080 diperlihatkan Koby berhasil kabur dari penjaranya Kurohige.
Tujuannya ternyata alias kapten bajak laut Blackbeard itu ingin menjadikan Koby sebagai alat tukar saat bernegosiasi dengan Pemerintahan Dunia. Teach mempunyai keinginan mendirikan negara bajak laut.
Sedikit menyinggung soal profil Koby. Dia dulunya adalah pemuda culun yang diselamatkan oleh Luffy dari bajak laut kejam Alvida. Setelah dewasa Koby bergabung Marine dibawah bimbingan kakek Luffy.
Koby dan beberapa anggota Marine tergabung dalam kelompok khusus bernama Sword. mereka adalah angkatan laut yang sudah menyatakan mundur dari kesatuan Marine. Namun masih bertugas secara diam-diam dalam misi khusus.
Saat ini Sword sedang bertugas untuk menyelamatkan Koby dari pulau Hachinosu. Sword ternyata dikomandoi oleh Garp, kakeknya Luffy. Garp disegani oleh Marine dan mendapat julukan "Pahlawan Legendaris Angkatan Laut".
Dalam penyerbuan Sword ke pulau markas Kurohige. Di chapter 1080 juga diperlihatkan 3 anggota baru Sword yang memiliki kekuatan buah iblis.
Pertama adalah Kujaku, dia adalah cucu dari tsuru teman seangkatan Garp. Kujaku memiliki kekuatan buah Muchi Muchi. Kekuatannya bisa menjinakan benda apapun dengan pedang berbentuk cambuk.
Baca Juga: Tangis Kang Dedi Mulyadi Pecah Saat Memeluk Nenek Penjual Gorengan, Warga Ikut Terharu
Kedua ada Hibari, dia berposisi sebagai Letnan Kolonel di Sword. meskipun belum menunjukan kekuatan buah iblis tapi ditunjukan kalau dia bisa menembakan peluru yang berubah menjadi bung.
Ketiga adalah Prince Grus, kemampuan buah iblis cukup unik yakni membuat dan mengendalikan manusia tanah liat yang disebut "Golem". Buah iblis miliknya bernama Gonyo Gonyo.
Dengan anggota baru ini SWORD sepertinya siap berkonfrontasi dengan para anak buah Kurohige yang juga memiliki kekuatan buah iblis yang mengerikan. Kita lihat saja di chapter berikutnya. (M.iqbal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda
-
Presiden Prabowo Subianto Sindir Wartawan Saat Bahas Tentang Kampanye Besar di Pidatonya
-
Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak
-
Honda ADV160 Ternyata Sanggup Tenggak Etanol 85 Persen, Harga Jauh Lebih Murah
-
Kulit Bersih Tanpa Rasa Kering dan Tertarik, Ini Pentingnya Memilih Cleansing Balm yang Gentle
-
Baru IPO, Emiten RANS Sudah Gonjang-ganjing! Satu Direktur Pilih Mundur
-
Bukan Supra Lagi Jadi Raja, Ini Motor Bebek Honda Paling Irit yang Kerap Diremehkan