NTB.Suara.com - Setelah menjalani proses perawatan selama 53 hari, Cristalino David Ozora (17) akhirnya diperbolehkan pulang ke rumah oleh pihak Rumah Sakit Mayapada, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (16/4/2023).
"David berada di Rumah Sakit Mayapada selama 53 hari, kondisinya sudah jauh lebih baik. Dan berdasarkan rujukan dokter, David sudah bisa meninggalkan rumah sakit," kata Kuasa Hukum David Ozora, Melissa, dalam jumpa pers di Rumah Sakit Mayapada, dilansir dari Youtube Intens Investigasi.
Sementara itu, Rustam Hatala, perwakilan dari keluarga David Ozora, menyampakan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang sampai hari ini memberikan dukungan atas penyembuhan David.
"Kami ucapkan terima kasih kepada pihak rumah dan tim dokter yang sudah bekerja secara maksimal dan itu luar biasa. Kami juga berterima kasih kepada semua pihak, sahabat GP Ansor dan masyarakat luas," ujarnya.
Sementara itu, dr Tatang menjelaskan bahwa dari awal sampai David Ozora keluar memang ada infeksi yang cukup berat akibat dari pada cedera yang dialami. Kondisi itu belum membaik sampai minggu ketiga baru ada sedikit perubahan.
Pihak Rumah Sakit Mayapada memberikan multi aspek treatment dan dengan kerja sama semua tim di rumah sakit sehingga David bisa pulih dan diperbolehkan untuk menjalani perawatan lanjutan di rumahnya.
Namun, kata dia, David masih membutuhkan perhatian karena kondisinya masih membutuhkan pelatihan dan pemulihan.
"Dia masih akan menjalani fisioterapi fisik satu bulan ke depan. Kami juga akan memberikan latihan memori dan latihan lainnya. Kita benar-benar akan pantau juga pascatrauma," ucapnya.
David Ozora adalah korban penganiayaan berencana yang dilakukan oleh tiga orang tersangka, yakni Mario Dandy Satrio (20), bersama temannya Shane Lukas (18), serta anak AG (15), yang merupakan kekasih Mario.
Baca Juga: Pelabuhan Tanjung Priok Dipadati Ribuan Pemudik Tujuan Indonesia Timur
Peristiwa penganiayaan yang menyebabkan David Ozora mengalami cedera parah terjadi di Perumahan Green Permata Residences, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada 20 Februari 2023. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Jalan Pintas Penuhi Target PLTS 30 GW, Andalkan Kawasan Industri
-
Harga Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup Jadi Standar Kemewahan yang Tak Masuk Akal
-
Profil Raja Harald V, Raja Eropa Paling Bersejarah Bawa Norwegia ke Era Modern
-
Hair Dryer vs Air-Dry: Cara Mana yang Lebih Aman untuk Rambut?
-
Cerita Siswa MA Pejompongan Dianiaya Kelompok Ngaku Intel, Dipukul Pakai Besi di Depan Rumah
-
Lebih Murah! Yamaha R2 Resmi Mengaspal, Usung Mesin DOHC: Intip Bedanya dengan R15
-
Anak Penerima Pekerja Upah Masih Ditanggung JKN, Begini Syaratnya
-
Polisi Disebut Berhasil Tangkal 'Angsa Hitam' di Demo 27 Agustus, Begini Analisanya
-
Muktamar NU di Jombang Dorong Ekonomi Kreatif Berbasis Pesantren
-
Sebut Demo Hal Biasa, Fadli Zon Sayangkan Kalau Ada Perusakan Fasum