NTB.Suara.com - Astra Honda selaku produsen sepeda motor yang juga konsen dalam mengajak anak muda Indonesia untuk mewujudkan budaya aman berkendara guna memperkuat kampanye #Cari_Aman dalam berkendara yang baik dan benar.
Kegiatan seminar edukasi yang dilakukan Astra Motor NTB di salah satu sekolah menengah kejuruan negeri di Kabupaten Lombok Timur, yaitu SMKN 1 Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur. Puluhan Siswa dan siswi serta guru pendamping merasa antusias untuk mengikuti seluruh rangkaian seminar ini.
Diawali dengan menguji kompetensi peserta sebelum materi #Cari_Aman diberikan, Instruktur Safety Riding Astra Motor NTB Satria Wiman Jaya memberikan kuis pre-test dengan tujuan untuk mengetahui sejauh mana pemahanan peserta mengenai gaya berkendara yang aman.
“Sebelum edukasi dimulai, seluruh peserta mengikuti rangkaian tes awal untuk menganalisis sejauh mana pemahaman mengenai keselamatan berkendara. Melalui tes awal ini, peserta dapat mengidentifikasi wawasan keselamatan berkendara yang perlu ditingkatkan,” jelasnya.
Ditambahkan oleh Marketing Manager Astra Motor NTB Chrystian David, dengan mengangkat tema Bangga Menjadi Generasi #Cari_Aman, Astra Motor NTB ingin menciptakan budaya keselamatan berkendara sebagai bagian dari ekspresi positif gaya hidup generasi muda masa kini khususnya di wilayah NTB.
“Astra Motor NTB selaku Main Dealer Honda di wilayah NTB ingin mengedukasi generasi muda terkait keselamatan berkendara dan budaya #Cari_Aman di jalan, salah satunya melalui seminar yang kami berikan secara massif tak hanya di Pulau Lombok juga menyasar hingga Pulau Sumbawa. Tentunya edukasi ini diberikan oleh instruktur Safety Riding AHM yang berpengalaman dan tersertifikasi,” ucap David.
Kegiatan di lakukan di dalam ruangan sekolah dan hanya membahas tentang teknik menggunakan motor yang baik dan juga benar. Mengingat pentingnya pemahaman secara teori bagi peserta edukasi untuk meminimalisir angka fatalitas dari kecelakaan karena menurut data korlantas kecelakaan kendaraan di jalan raya korbannya berada di usia yang produktif di antara 14-26 tahun, yang mana korban-korban tersebut masih duduk di bangku sekolah.
Tentunya aksi #Cari_Aman ini menjadi fokus perusahaan untuk tumbuh bersinergi untuk membangun negeri bersama masyarakat. Salah satu program yang tertuang dalam kampanye Sinergi Bagi Negeri adalah program perusahaan dalam memberikan edukasi keselamatan berkendara ke masyarakat maupun pengguna sepeda motor dalam berkendara yang aman dan nyaman. (*)
Baca Juga: Dapat Kontrak Jangka Panjang, Aziz Ramadani Siap Kerja Ekstra Keras Bawa Persib Juara
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Prabowo Beri Peringatan Keras ke Perwira Baru: Makanmu Dari Rakyat!
-
Nonton Bioskop Berdua Tidak Boros! BRI Bagi-Bagi Promo Beli 1 Dapat 2 di Cinepolis
-
Perang Lagi Panas-panasnya, Amerika Serikat Krisis Rudal Lawan Iran
-
Bitcoin hingga XRP Menguat, Indeks CFX10 Melesat 1,07 Persen
-
NewJeans Rayakan Anniversary ke-4, Isyaratkan Comeback dengan Formasi Baru
-
Warna Lipstik Implora Apa yang Cocok untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang? Ini 8 Shade Terbaik
-
JPMorgan Berikan Validasi Atas BBRI, Kualitas Aset Membaik
-
Misi Besar Menyulap Lampung Menjadi Raksasa Ekonomi Syariah Sumatera
-
Gavi Kirim Pesan Mengejutkan ke FIFA Pasca Dicekik Leandro Paredes
-
Tepis Isu Dibawa ke Jawa, ESDM Tegaskan Gas Blok Andaman Prioritas untuk Aceh