NTB.Suara.com – Mengenai rumor Indonesia yang akan maju mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 2023 menggantikan Peru membuat Ketua Umum PSSI, Erick Thohir angkat bicara.
Erick Thohir menegaskan bahwa pihaknya enggan mengumbar janji soal kans Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 setelah gagal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.
Pencabutan status Peru sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 2023 tidak berselang lama dengan keputusan FIFA yang mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 setelah gelombang penolakan terhadap Timnas Israel masif di Indonesia.
Sampai dengan saat ini, Erick Thohir mengaku belum ada pembicaraan secara resmi pihak PSSI dengan FIFA terkait kemungkinan ditunjuknya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 menggantikan Peru.
“Saya belum ada (pembicaraan tuan rumah Piala Dunia U-17) sama seperti orang gembar-gembor ada Argentina waktu itu. Saya tidak mau menjawab sampai ada hitam di atas putih,” ujar Erick Thohir dilansir NTB.Suara.com dari laman Suara.com, Rabu (31/5/2023).
“Jangan biasakan janji-janji yang tidak bisa kita berikan yang akhirnya kepercayaan publik kepada PSSI akan rendah karena hanya banyak janji,” imbuhnya.
“Saya bukan tipe pemimpin banyak janji, tapi serius mempersiapkan sepakbola kita bersih dan berprestasi dan punya nyali serta mental bagus sehingga ada tradisi yang baik di sepakbola,” kata Menteri BUMN itu menambahkan.
Erick Thohir mengaku juga tak terlalu bernafsu menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 2023 karena agenda Timnas Indonesia di berbagai kelompok usia sudah cukup padat di sisa tahun ini.
“Yang pasti kalender timnas tahun ini berat sekali. Ada (kualifikasi) Piala Asia U-23, kemudian AFF U-23 di Thailand, ada Asian Games, ada kualifikasi Piala Dunia,” jelas Erick Thohir. (Mf Ifta/*)
Baca Juga: Generasi GIGIH 3.0 Beri Kesempatan Generasi Muda Berkarier di Sektor Teknologi
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim