NTB.Suara.com - Mobil listrik semakin menjadi tren di Indonesia, dan banyak masyarakat masih ragu untuk beralih ke mobil berbasis listrik, terutama karena pertimbangan harga dan jarak tempuh. Namun, perkembangan industri otomotif telah membawa berbagai pilihan mobil listrik dengan jarak tempuh yang mengesankan.
Berikut perbandingan jarak tempuh mobil listrik mewah di kelas Rp 2 miliar ke atas. Tentu dengan harga yang terbilang tinggi, jarak tempuh dari mobil-mobil listrik mewah itu seharusnya juga terbilang jauh. Sebab, harganya yang terbilang begitu mahal.
Pertama tentu adalah Mercedes-Benz EQS. Mobil listrik mewah pertama dari "Mercy" yang hadir di Indonesia. Model ini setara dengan Mercedes-Benz S-Class dalam kualitas dan keunggulannya. EQS memiliki dua varian yang ditawarkan, yaitu EQS 450+ Electric Art dan EQS 450+ AMG Line, dengan harga masing-masing Rp 2,98 miliar dan Rp 3,41 miliar (off the road). Yang membuat EQS benar-benar istimewa adalah jarak tempuhnya yang mencapai 770 kilometer dengan sekali pengisian daya. Ini berkat baterai Lithium berkapasitas 108 kWh yang disematkan dalam mobil ini.
Mercedes-Benz EQS juga menawarkan performa impresif dengan motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 333 Tk dan torsi sebesar 565 Nm. Keunggulan ini menjadikan EQS sebagai salah satu mobil listrik paling canggih dan bertenaga di pasaran saat ini.
Selanjutnya Mercedes-Benz EQE adalah saudara dari EQS yang juga diluncurkan di Indonesia pada akhir 2022. Dalam hierarki model Mercedes-Benz, EQE berada di bawah EQS, namun tetap menawarkan kualitas dan kemewahan yang tinggi. Hanya ada satu pilihan varian untuk EQE, yaitu EQE 350+ Electric Art, yang dijual dengan harga Rp 2,21 miliar (off the road).
EQE dibekali dengan baterai berkapasitas 90 kWh yang terletak di bagian bawah kendaraan. Baterai ini memungkinkan mobil ini untuk mencapai jarak tempuh hingga 673 kilometer dengan satu pengisian daya.
Motor listrik EQE mampu menghasilkan tenaga sebesar 292 Tk dan torsi sebesar 565 Nm. Dengan konsumsi daya listrik yang efisien, EQE adalah pilihan yang baik bagi mereka yang mencari sedan listrik mewah dengan jarak tempuh yang mengesankan.
Tak ketinggilan Audi e-tron yang merupakan SUV listrik yang menarik perhatian dengan desain yang elegan dan jarak tempuh yang kompetitif. Tersedia dalam dua varian, yaitu Audi e-tron 50 quattro dan Audi e-tron 55 quattro, SUV listrik ini menawarkan jarak tempuh antara 264 hingga 355 kilometer dengan sekali pengisian daya. Harga varian ini bervariasi, dengan harga mulai dari sekitar Rp 1,5 miliar hingga lebih dari Rp 2 miliar (off the road).
Nah ini versi mobil sport lain. Yakni Porsche Taycan adalah mobil listrik yang dirancang untuk performa tinggi dan kecepatan. Dikenal sebagai mobil listrik yang memiliki karakteristik seperti mobil sport, Taycan menyuguhkan pengalaman berkendara yang seru dan mengesankan. Tersedia dalam berbagai varian, Taycan menawarkan beragam pilihan performa, termasuk model Turbo dan Turbo S yang sangat bertenaga.
Baca Juga: Daihatsu Sigra Number One! Tren LCGC Terlaris di Indonesia
Dengan jarak tempuh antara 323 hingga 419 kilometer, Taycan menggabungkan kecepatan dan efisiensi dengan gaya yang memukau. Harga Taycan bervariasi tergantung pada varian yang dipilih, dengan harga yang mulai dari lebih dari Rp 2 miliar hingga lebih dari Rp 5 miliar (off the road).
Terakhir tentu sang pionir mobil listrik yakni Tesla. Di mana dalam model S adalah salah satu mobil listrik yang paling dikenal dan telah menjadi pionir dalam industri mobil listrik. Tesla dikenal dengan inovasi teknologi dan performa tinggi yang ditawarkan oleh mobil-mobilnya.
Model S memiliki beragam varian, dengan jarak tempuh yang bervariasi antara 375 hingga 647 kilometer. Performa Model S juga sangat mengesankan, dengan akselerasi yang cepat dan fitur-fitur canggih seperti autopilot. Harga Tesla Model S di Indonesia dimulai dari lebih dari Rp 2 miliar hingga lebih dari Rp 3 miliar (off the road), tergantung pada varian yang dipilih. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga