Suara.com - Produsen pembuat mobil Mazda, Mazda Motor Corp, akan menarik sekitar 88.000 unit kendaraan produksinya dari seluruh dunia. Penarikan ini dilakukan Mazda untuk memperbaiki cacat pada pemrograman komputer pengendali mesinnya.
Pabrikan mobil asal Jepang itu menarik tiga varian mobilnya yakni Mazda3, Mazda6 dan CX-5 yang dirakit antara bulan Oktober 2012 dan Januari 2014.
Menurut juru bicara Mazda, Misato Kobayashi, dari 88.000 mobil, 38.000 di antaranya ditarik di Eropa, 27.600 di Jepang, sementara 6.500 lainnya di Amerika Utara.
Cacat itu ditemukan pada program komputer yang memeriksa, apakah kapasitor dalam sistem regenerasi energi rem, befungsi dengan baik.
Akibat cacat tersebut, kendaraan tidak bisa berakselerasi dengan sempurna. Kemungkinan paling parah, mesin bisa macet.
Menurut Misato, belum ada laporan yang masuk ke Mazda akibat permasalahan tersebut. Setelah ditarik, Mazda akan memperbaiki program komputer tersebut. Waktu yang dibutuhkan untuk perbaikan tidak sampai satu jam. Ketika ditanya soal biaya yang dibutuhkan untuk melakukan penarikan dan perbaikan itu, Misato enggan memberikan jawaban.
Sebagai informasi, sistem regenerasi energi rem Mazda mengubah energi kinetik mobil menjadi energi listrik, ketika pengemudi melepas pedal gas. Energi listrik tersebut kemudian disimpan pada kapasitor dan selanjutnya dimanfaatkan untuk menyalakan perangkat kelistrikan mobil, seperti lampu. (Asia One)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Wamentrans Andalkan Tim Ekspedisi Patriot Bangun Pusat Ekonomi Baru di Kawasan Transmigrasi
-
Persija Jakarta Tetap Dukung Shin Tae-yong di Tengah Sanksi KFA
-
Kaesang Incar Suara Jateng untuk PSI, Ganjar: Orang Nyalon Kok Nantang
-
4 Shio yang Menarik Keberuntungan 27 Juli 2026, Rezeki Lancar dan Karier Bersinar
-
Mengupas Chand Mera Dil: Akting Menawan Ananya Panday di Tengah Alur yang Bertele-tele
-
96 Anak di Pekanbaru Jadi Korban Kekerasan Sepanjang Januari-Juni 2026
-
Vinicius Junior Prioritaskan Bertahan di Real Madrid, Arsenal Terancam Gagal?
-
Modus Bisnis Ayam Untung Rp750 Ribu Sehari, IRT di Palembang Kehilangan Rp1 Miliar
-
9 Moisturizer untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Bikin Kulit Glowing
-
Kisah Ibu Hamil Naik KRL Jam Sibuk: Antara "Misuh-misuh" dan Keajaiban Pin Prioritas