Suara.com - Jakarta atau mungkin bahkan hampir semua kota besar di Indonesia, bisa dikatakan identik dengan pengguna kendaraan bermotor roda dua alias sepeda motor. Wajar makanya, selain produsen-produsen besar macam Yamaha, Honda dan Suzuki, produk dari sejumlah pabrik motor lainnya pun senantiasa laku di negeri ini.
Hal itu pun tidak luput dari perhatian atlet olahraga balap motor dunia dari kelas bergengsi MotoGP, salah satunya Nicky Hayden. Pebalap tim Drive M7 Aspar yang pernah meraih gelar Juara Dunia MotoGP pada 2006 tersebut, selain sadar bahwa pencinta sepeda motor luar biasa banyaknya di negeri ini, juga tahu bahwa sepeda motor adalah moda transportasi pilihan di ibu kota.
"Tahun lalu, saya juga sudah berkesempatan datang ke Jakarta, dan saya merasa terkagum-kagum dengan kecintaan para penggemar terhadap sepeda motor di sini," ungkap Hayden yang bersama timnya kali ini sudah tiba di Jakarta sejak Senin (20/10/2014), seperti dikutip situs MotoGP.com.
Lebih jauh, sebagaimana dikutip Antara pula, Hayden mengakui bahwa kondisi lalu lintas di Jakarta sangat padat, sehingga banyak orang menjadikan motor sebagai alat transportasi yang terbaik dan mudah. Meski begitu, ia tak lupa menitip pesan kepada warga pengguna motor, yakni untuk tetap menjaga keselamatan dalam berkendara.
"Saya pikir, perlu peralatan keselamatan untuk pengendara motor saat berkendara di perkotaan seperti di Jakarta, karena kemungkinan terjadinya kecelakaan selalu ada," ujarnya.
Di sisi lain, kedekatan sedemikian rupa antara orang Indonesia dengan sepeda motor, pun membuat Hayden berharap suatu saat bisa menjalani balapan MotoGP di negeri ini.
"Banyaknya pengguna motor di Indonesia membuat saya ingin melakukan balapan di Indonesia, karena dengan begitu masyarakat (bisa) tahu bagaimana sebenarnya olahraga MotoGP," katanya.
Hayden sendiri mengaku dirinya sangat menyukai MotoGP karena alasan tersendiri. Salah satunya yaitu karena terdapat semangat dalam olahraga tersebut, selain bahwa balap motor ini juga memiliki kecepatan yang sangat tinggi.
"Buat saya, MotoGP memiliki banyak semangat di dalamnya, apalagi (saat) mengendarai motor dengan kecepatan tinggi," tandasnya. [MotoGP.com/Antara]
Berita Terkait
-
MRT Jakarta Fase 2A Tembus 61,8%, Uji Coba HI-Monas Dibidik 2027
-
Honda NS150LA Menantang Dominasi Skutik Retro Andalkan Rangka Tubular dan Fitur Kamera Bawaan
-
7 Motor Kuat Nanjak dan Angkat Barang Berat tapi Irit Bensin, Harga 5 Jutaan
-
Pindah ke Honda, Ini Perjalanan Fabio Quartararo Selama 7 Tahun di Yamaha
-
Aku Belajar Bijak Bermobilitas Berkat Transportasi Umum Jakarta
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL