Suara.com - Penjualan Mitsubishi di Indonesia tahun lalu tidak sesuai target yang ditetapkan agen pemegang merek (APM) Mitsubishi, PT Krama Yudha Tiga Berlian (KTB).
Tercatat, Mitsubishi hanya mampu menjual 88 ribu unit kendaraan. Sedangkan target yang ditetapkan mencapai 92 ribu unit.
Presiden Direktur PT KTB Noboru Tsuji mengatakan bahwa gagalnya target disebabkan menurunnya pasar otomotif di Indonesia. Kondisi ekonomi secara makro memberikan pengaruh pada industri otomotif, seperti nilai suku bunga, mata uang, dan harga komoditas.
"Situasi politik Indonesia juga turut mempengaruhi. Jadi kami memang tidak mencapai target penjualan," kata Noboru Tsuji di Jakarta, Jumat (6/3/2015) kemarin.
Meski demikian, Noburo mengaku tetap berbangga lantaran naiknya pangsa pasar Mitsubishi. "Pangsa pasar Pajero Sport naik dari yang semula 26 persen menjadi 29 persen. Untuk Outlander, dari yang semula 27 persen menjadi 33 persen dan Mirage dari semula 11 persen menjadi 14 persen," tuturnya.
"Jadi kami memiliki tetap alasan untuk berbangga," katanya.
Lantaran itu, pada tahun ini Mitsubishi menargetkan peningkatan penjualan mencapai 95 ribu unit.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
Terkini
-
Shio Apa yang Cocok untuk Pasangan dengan Shio Naga?
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Literasi Kelas Menengah: Saat Hobi Membaca Menjadi Sebuah Privilege
-
Mengapa Transportasi Umum Jadi Pilihan Terbaik untuk Mobilitas Sehari-hari di Jakarta
-
OJK Restui Merger BPRS Rizky Barokah ke BPRS PNM Mentari, Industri Perbankan Syariah Makin Kuat
-
Target Harga Saham BBRI Tembus 3.400, Apa Faktor Pendukungnya?
-
626 PMI Pulang Tinggal Nama, Mengapa Jalur Ilegal Masih Tinggi Peminat?
-
MLBB x Street Fighter 6 Ubah Land of Dawn Jadi Arena Fighting Ultra-Responsif!
-
Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Digelar di Riau, Berlaku Selama Agustus