Suara.com - Nissan Motor, pada Jumat (26/2/2016), mengumumkan akan mematikan untuk sementara aplikasi mobile yang berfungsi untuk mengendalikan beberapa fitur di dalam mobil listrik terbarunya, Leaf. Keputusan itu diambil setelah seorang pakar keamanan komputasi berhasil meretas aplikasi tersebut.
Produsem mobil terbesar kedua di Jepang itu mengatakan bahwa aplikasi yang bisa dimanfaatkan untuk mengakses sistem pengatur suhu udara (AC) mobil itu untuk sementara tak bisa digunakan. Tetapi Nissan mengatakan bahwa tak ada elemen lain dari mobil itu yang terganggu.
"Pengendara di mana saja bisa terus menggunakan mobil mereka dengan nyaman," bunyi pernyataan resmi Nissan.
Dalam pernyataan itu Nissan juga mengatakan bahwa keputusan itu diambil setelah adanya penyelidikan internal, dan berjanji akan segera memperbarui sistem keamanan mobil-mobil tersebut.
Sebelumnya Troy Hunt, pakar keamanan komputasi menunjukkan bahwa aplikasi Nissan Leaf bisa dengan mudah diretas. Ia berhasil membobol sistem komputer mobil tersebut, mengatur AC dan menyedot informasi dari mobil itu tanpa sepengetahuan pengemudi mobil.
Hunt, seperti dikutip The Guardian, mengatakan bahwa jalur komunikasi aplikasi dengan komputer mobil Nissan itu tak aman, sehingga bisa dengan mudah diretas via jaringan internet.
Lebih parah lagi, ia menambahkan, bahwa satu-satunya cara aplikasi bisa mengenali mobil pengendara adalah dengan memasukkan nomor identifikasi mobil (VIN), yang dengan mudah bisa diintip melalui kaca mobil.
Leaf sendiri adalah mobil listrik paling laris di dunia. Sejak diperkenalkan di 2010, mobil itu sudah terjual sebanyak lebih dari 200.000 unit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung
-
30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan
-
Jogja Run'nShine 2026 Bidik 3.500 Pelari, Ada Hadiah Umroh hingga Trip ke Turki
-
Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset
-
Profil Tim Danaskos Wasit Timnas Indonesia vs Vietnam, Akun IG Digembok