Suara.com - Toyota dan Daihatsu memberi nama 'Calya' dan 'Sigra' untuk mobil murah ramah lingkungan (Low Cost Green Car/LCGC) terbaru mereka. Kedua nama itu diambil dari bahasa Sansekerta.
Jagoan Toyota yaitu Calya, berdasarkan keterangan pers yang diberikan saat seremoni peluncuran kedua model ini pada Selasa (2/8/2016), berarti 'sempurna'. Sigra milik Daihatsu sendiri memiliki makna 'respons cepat'.
Produk LCGC Toyota serta Daihatsu sebelumnya, Agya dan Ayla, juga mengambil bahasa Sansekerta sebagai nama. Agya berarti 'cepat', sedangkan Ayla sama dengan 'cahaya' dalam bahasa Indonesia.
Adapun Calya dan Sigra mengambil model Multi Purpose Vehicle (MPV) yang memiliki kapasitas tujuh penumpang, berbeda dengan Agya plus Ayla yang bermodel city car lima penumpang.
Calya, MPV berbanderol Rp129,65 juta hingga Rp150 juta, dipersenjatai mesin 1.2 l Dual VVT-i dengan dua tipe, E dan G, yang memiliki varian transmisi manual serta otomatis bagi masing-masingnya.
MPV dengan target penjualan 8.000 unit per bulan ini diklaim mempunyai fitur keamanan terlengkap di kelasnya, yaitu immobilizer, 3 point seatbelt with pretensioner and force limiter bagi tujuh penumpang, dual SRS airbag, parking sensor, driver seatbelt reminder, ventilated front disc brake, ISOFIX+tether anchor, hingga GOA body, anti-lock breaking system (ABS).
Saudara kembar Calya yaitu Sigra dipatok di harga Rp106-149 juta dengan pilihan mesin 1.0 l Dual VVT-i atau 1.2 l Dual VVT-i. MPV yang target penjualannya 2.000-3.000 per bulan tersebut memiliki tipe D, M, X, R.
Di tiap tipenya ada varian transmisi manual dan otomatis, juga varian 'deluxe' pada dua tipe atas. Pada fitur atasnya terdapat pula fitur keamanan dual SRS airbag, ABS.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam