Suara.com - Mobil bertransmisi otomatis (atau sering disebut mobil 'matic'), makin menjadi pilihan masyarakat perkotaan karena kondisi lalu lintas yang makin padat. Mobil ini pun akhirnya kerap dibawa ke luar kota untuk berlibur, termasuk di masa libur Natal dan tahun baru seperti sekarang ini.
Kepala Bengkel Auto2000 Kebayoran Lama, Rocky Yonathan, amat menyarankan pemilik mobil untuk memeriksakan kendaraan mereka ke bengkel setelah menggunakannya ke luar kota di masa libur panjang. Apalagi jika yang digunakan adalah mobil matic.
Rocky menerangkan, satu komponen yang harus diperhatikan terlebih dahulu saat memeriksa mobil matic di bengkel adalah rem. Pasalnya, usia kampas rem mobil matic memang lebih pendek dibandingkan mobil manual.
Ini karena pedal rem mobil matic bakal lebih sering diinjak, apalagi dalam kondisi macet parah seperti yang terjadi di libur akhir tahun kali ini. Kampas rem pada akhirnya lebih cepat 'termakan'.
Pemeriksaan seusai liburan bertujuan memastikan kampas rem sudah harus diganti atau belum.
"Pada mobil transmisi manual, orang bisa lebih sering (berhenti) dengan menggunakan engine brake. Di mobil matic ada juga engine brake, tapi tidak bisa dikontrol seperti di (mobil) manual sehingga orang-orang akan lebih sering injak pedal rem," papar dia ketika diwawancarai Suara.com pada Jumat (29/12/2017).
"Kondisi kampas harus dipastikan masih tebal atau sudah tipis. Kita juga khawatirkan ada baut-baut rem yang longgar apalagi kalau perjalanannya mungkin jauh dan (kondisi jalanan) agak kasar," lanjut dia.
Rocky mengingatkan, kampas rem yang tipis dan tak layak pakai, jika tak cepat disadari dan diganti, lambat laun bakal 'memakan' disc rotor. Biaya perbaikan pun menjadi lebih mahal.
Selain rem, oli transmisi juga perlu dicek. Menurut Rocky, setidaknya setiap 100.000 km, penggantian oli transmisi diperlukan untuk menjaga kondisi girboks.
Pemeriksaan pada suspensi, oli mesin, cairan-cairan pendingin, dan kelistrikan juga disarankan untuk mobil yang dipakai bepergian jauh di libur panjang. Akan tetapi, pengecekan komponen-komponen tersebut memang tidak bersifat wajib kalau belum waktunya servis atau jika tidak merasakan hal-hal aneh pada mobil.
"Cuma, untuk jaga-jaga, disarankan diperiksa saja," tukas Rocky.
Berita Terkait
-
Tips Rawat Mobil Pascabanjir dan Cara Cegah Kerusakan Transmisi Matik Saat Musim Hujan
-
Cara Aman Melintasi Jalanan Banjir agar Mobil Tidak Rusak, Pengemudi Wajib Tahu!
-
Cara Merawat Mobil Bekas Agar Selalu Siap Dipakai
-
Best 5 Oto: Balap Audi Sport Asia untuk Konsumen, Tips Merawat Mobil Libur Nataru, Valentino Rossi Balap 24H Dubai
-
Penting! Berikut 5 Tips Merawat Mobil saat Musim Hujan
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga