Suara.com - Dalam legenda-legenda urban, jalan raya angker dan terowongan menjadi bagian yang tak terpisahkan. Antara perasaan percaya tak percaya akan terjadinya hal-hal mengandung unsur mistis. Namun di sisi lain, hal ini malah turut meningkatkan kewaspadaan saat berkendara.
Sejatinya, ada penjelasan ilmiah menyoal hal ini. Yaitu mengapa para pengendara kendaraan roda dua (R2) pun roda empat (R4) mesti berhati-hati bila mengeksekusi lintasan di dalam terowongan. Utamanya saat hendak meninggalkan mulut terowongan menuju area terbuka lagi.
Baru-baru ini, sebuah video dari media sosial memberikan wacana, bagaimana "hal menyeramkan" terkadang menanti di mulut terowongan.
Diperlihatkan bahwa serombongan pengendara motor tengah melintas dalam terowongan dalam kecepatan tinggi. Sesaat setelah keluar dari mulutnya, tiba-tiba saja mereka saling berjatuhan mirip efek domino.
Ada yang menabrak kendaraan di depannya, ada pula yang terjatuh akibat berhenti secara mendadak dengan menginjak rem.
Mengapa terjadi demikian?
Hal ini dikarenakan kondisi mata para pengendara. Saat memasuki mulut terowongan di ujung pertama, indera penglihatan melakukan penyesuaian dengan intensitas cahaya yang masuk di area itu. Sampai menjadi terbiasa melihat dalam gelap. Ketika mendekati mulut terowongan di ujung kedua, intensitas cahaya menjadi lebih tinggi atau sangat tinggi, terutama di siang hari.
Akibatnya, mata pun menjadi silau dan perlu penyesuaian kembali, sekaligus terlambat untuk melihat objek di depannya. Apapun bentuknya.
Untuk makin jelasnya, silakan simak video di link berikut.
Baca Juga: Teriakan Allahuakbar Antar Ahmad Dhani Masuk Penjara Medaeng Surabaya
Mobimoto.com/Cesar Uji Tawakal
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Sudaryono Copot 137 Kepala Dapur MBG, Penyebabnya Keracunan hingga Ngentit Uang
-
Seni Jathilan 'Gemparkan' Pasar Ngijon, Ketika Budaya Gerakkan Roda Ekonomi
-
Kabar Bagus! Harga Minyak Dunia Turun Usai AS - Iran Mau Berunding Lagi
-
15 Ide Lomba 17 Agustus yang Cocok untuk Semua Usia, Seru dan Tidak Membosankan
-
Berburu Kursi Empuk, Trik Pragmatis Golkar 'Anti-Oposisi' Demi Amankan Kekuasaan
-
Harda Tak Soal Isu Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Jamin Tak Ada PHK PPPK
-
Cerita dari Taman Puring: Begini Serunya Mengikuti Latihan Komunitas Parkour Jakarta
-
Apakah Implora Jelly Tint Tahan Lama? Ini Klaim dan Review Jujur Pengguna
-
Buntut Sidak Jalan Suryakencana, Wawali Jenal Mutaqin Evaluasi Bagi Hasil Juru Parkir
-
Misteri Kematian Mantan Istri Polisi di Medan, Propam Dalami Peran Brigadir IH