Suara.com - Memanfaatkan ajang Telkomsel Indonesia International Motor Show atau IIMS 2019, Accura meluncurkan pelapis jok motor terbaru Acurra Trax, di Jakarta International Expo atau JIExpo, Kemayoran, Jakarta.
Handy Wiriaatmadja, General Marketing PT Sempurnaindah Multinusantara
menjelaskan, bahwa Accura Trax menggunakan teknologi bahan kulit sintetis yang membuat jok tetap adem walaupun terjemur lama.
"Pelapis jok ini dirancang sesuai dengan standar pabrikan. Dan bahannya dirancang khusus untuk para pengguna motor," ujar Hendy Wiriaatmadja, di Jakarta, Sabtu (27/4/2019).
Ia menambahkan, faktor yang bisa membuat produk terbaru dari Accura ini bisa tetap dingin, adalah teknologi breathable. Di mana teknologi ini mampu meredam panas yang cukup ekstrem.
"Jadi, saat riding siang hari di tengah panas terik tetap nyaman," kata Handy Wiriaatmadja.
Berdasarkan pengujian internal yang dilakukan, Handy Wiriaatmadja mengklaim bahwa panas yang dihantarkan Accura Trax setelah terjemur dalam waktu lama, hanya mencapai 50 derajat Celcius. Sedangkan produk lain bisa mencapai 75 derajat Celcius.
"Logikanya mengapa panas, karena pelapis yang beredar di pasaran menggunakan bahan sintetik. Sementara Accura Trax menggunakan bahan berkarakteristik seperti kulit asli," ungkapnya.
Dengan teknologi breathable tadi, pelapis jok Accura Trax dipasarkan seharga Rp 125 - 400 ribu. Dan harga yang ditawarkan ini khusus berlangsung selama pameran IIMS 2019 digelar, yaitu mendekati dua pekan (25/4-5/5/2019).
Baca Juga: Raih Pole di Sesi Kualifikasi, Bottas Start Terdepan di F1 GP Azerbaijan
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Sukses Mulia Story: Ketika Mimpi Besar Menjadi Jalan Memutus Rantai Kemiskinan
-
Diiringi Lagu Glenn Fredly, Delvis Rettob Dinobatkan sebagai Ketua Presidium PP PMKRI
-
522 Anak dan Remaja Hidup dengan HIV di Sidoarjo, Pentingnya Memahami Angka dan Mencegah Stigma
-
Bupati Pemalang Kena OTT, Jadi Operasi Tangkap Tangan KPK ke-18 Sepanjang 2026
-
Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi Dinilai Disfungsional, Terkesan Tak Percaya Polda Jabar
-
Rumah Sakit Jepang Seperti di Zona Perang, Kewalahan Obati Korban Gempa Bumi Kumamoto
-
Review Buku Anything, Kisah Hangat Tentang Arti Sebuah Rumah
-
Pembangunan Pipa Gas di Dusem Bakal Perkuat Ketahanan Energi dan Gerakkan Ekonomi Masyarakat
-
750 Personel Gabungan Kawal Demo Cipayung Plus dan Mahasiswa Hukum Hari Ini
-
UU Pusat Finansial Internasional: Awas Bahaya Shell Company dan Arbitrase!