Suara.com - Ban pacul biasanya dipakai untuk motor berjenis trail tetapi belakangan ban khusus off road ini semakin jamak ditemukan pada sepeda motor biasa. Bahkan pekan ini Suzuki Nex II Cross diluncurkan sudah dengan sepasang ban pacul.
Tetapi amankah jika ban pacul digunakan pada sepeda motor yang digunakan setiap hari?
Jimmy Handoyo Technical Service & Development Dept Head PT Suryaraya Rubberindo Industries, perusahaan yang memproduksi ban FDR mengatakan setidaknya ada dua alasan mengapa ban pacul tak dianjurkan untuk digunakan sehari-hari.
"Kalau ban pacul dipakai di aspal jadi kurang optimal peruntukannya," ujar Jimmy kepada Suara.com baru-baru ini di Jakarta.
Lebih lanjut, Jimmy menjelaskan, dengan menggunakan ban pacul, kontak area ban yang menyentuh aspal lebih akan sedikit. Sehingga sast digunakan cenderung lebih licin dibandingkan ban reguler.
"Apalagi kalau kondisi aspal basah pasti kurang aman," wanti-wanti Jimmy.
Selain tidak aman, Jimmy menambahkan bahwa karena tidak sesuai fungsinya, karet ban akan lebih cepat tergerus.
"Cepat habis, apa lagi kalau dipakai harian dengan medan aspal kasar cenderung bebatuan," tutupnya.
Ban pacul sendiri semakin populer digunakan karena membuat sepeda motor tampil lebih sangar.
Baca Juga: Meluncur Diam-diam, Suzuki Nex II Cross Siap Tantang Honda Beat Street
Suzuki Nex II Cross, yang diklaim sebagai skuter petualang, dibekali ban dual purpose dengan kembangan ala motor off-road. Sepasang ban tubeless itu berukuran 80/90-14 dan 90/90-14.
Tag
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
70mai Gebrak Pasar Dashcam Indonesia Lewat Produk Berteknologi True 4K dan Koneksi 4G
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV