Suara.com - MINI akhirnya memutuskan untuk menurunkan harga Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) atau mobil listrik pertamanya, MINI Cooper SE. Hal ini terjadi berkat kebijakan yang diterbitkan oleh pemerintah Amerika Serikat (AS) terhadap mobil ramah lingkungan atau emisi nol ini.
Yup, belum lama ini, pemerintah setempat di Negara Paman Sam memang memberikan Federal Tax Credits bagi para produsen otomotif yang memproduksi mobil listrik.
Bila sebelumnya MINI Cooper SE dipasarkan dengan banderol Rp 420 jutaan, kini konsumen cukup merogoh kocek Rp 250 jutaan.
Dikutip dari Mengutip Carscoops, mobil jenis KBL yang akan mulai dipasarkan pada Maret 2020 itu akan tersedia dalam tiga pilihan tipe.
Tipe pertama dilengkapi berbagai fitur modern seperti Apple CarPlay, Bluetooth, kamera mundur, jok depan dengan penghangat atau pemanas kursi, sistem hiburan 6,5 inci, dan digital dials. Tidak ketinggalan pula ada fitur rain-sensing wipers, dusk-sensing headlights, headlight LED, foglamp, serta aksesori velg diameter 16 inci.
Tak sampai di sini, buat sektor safety tersedia fitur keselamatan standar seperti cruise control, active driving assistant dengan forward collision warning, serta accousting pedestrian warning.
Sementara dua tipe lainnya, mendapatkan beberapa fitur tambahan seru pula, namun perusahaan belum merilis keterangan detail apa saja.
Dan dari segi spesifikasi, ketiga tipe MINI SE akan dibekali motor listrik yang mampung menghasilkan tenaga hingga 181 daya kuda dan torsi 270 Nm. Sumber tenaga ini dipasok dari baterai berkapasitas 32,6 kWh, dan dalam sekali pengisian sanggup menjangkau perjalanan sejauh 235 - 270 km.
Hal yang kurang asyik meski harga MINI Cooper SE menjadi lebih murah, tak lain adalah lingkup penjualannya baru sebatas Amerika Serikat. Belum ada kejelasan apakah model ini akan tersedia untuk negara lain termasuk Indonesia.
Baca Juga: General Motors Indonesia Tutup, Terdampakkah Industri Otomotif Kita?
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
70mai Gebrak Pasar Dashcam Indonesia Lewat Produk Berteknologi True 4K dan Koneksi 4G
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV