Suara.com - Selama berlangsung Libur Nataru atau Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2020, untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan yang akan berlibur menuju Kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat, Satlantas Polres Bogor melakukan rekayasa lalu lintas satu arah (one way) selama libur Natal dan Tahun Baru.
Kasatlantas Polres Bogor AKP AKP Muhammad Fadli Amri mengatakan, rekayasa dilakukan untuk menghindari kepadatan kendaraan yang akan melintas. Dengan demikian di Jalur Puncak akan diberlakukan sistem buka tutup satu arah.
"Perlu diingat bahwa sistem one way ini diberlakukan pada pagi hari mulai pukul 07.30 sampai 12.00 WIB untuk mengarah ke atas," ujar AKP Muhammad Fadli Amri dalam unggahan NTMC Polri.
Sedangkan one way mengarah ke bawah, tambah AKP Muhammad Fadli Amri akan diberlakukan mulai pukul 13.00 sampai 18.00 WIB. Namun pembukaan jalur akan bersifat situasional.
"Pembukaan one way bisa dipercepat melihat situasi arus lalu lintas di lapangn. Namun untuk waktu pembukaannya pasti," tegasnya.
Ia mencontohkan kondisi sistem satu arah pada Sabtu (21/12/2019) kemarin. Kepadatan arus berkurang lebih cepat sehingga pukul 15.30 WIB telah dinormalkan kembali dua arah karena kepadatan arus telah berkurang.
"Pada hari Minggu tanggal 22 Desember 2019 kembali diberlakukan sistem one way mulai pukul 07.30 WIB yang kemudian dinormalkan sekitar jam 09.30 WIB. Melihat kepadatan arus kendaraan yang akan turun, sekitar jam 12.30 WIB diberlakukan proses one way arah bawah dan dinormalkan sekitar jam 19.00 WIB," tutupnya.
Baca Juga: Kaleidoskop 2019: 6 Tokoh Otomotif Wafat, dari Eksekutif sampai Driver
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Imigrasi Sumut Perkuat Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan
-
Harga Pangan 29 Juli 2026: Cabai, Minyak Goreng, dan Telur Ayam Kompak Naik
-
Timnas Indonesia vs Timor Leste, John Herdman: Lawan Dianggap Lemah Justru Paling Bahaya
-
Timnas Indonesia Bantai Kamboja di Piala AFF 2026, Kapten Persib Sampaikan Kritik
-
Minta Generasi Berakhlak, tapi Tak Peduli Gurunya Hidup Serba Kekurangan
-
7 Fenomena Langit Sepanjang Agustus 2026, Hujan Meteor Perseid hingga Gerhana Matahari
-
3 Rekomendasi Shade Bedak Tabur Viva untuk Kulit Sawo Matang, Hasil Natural dan Menyatu
-
Hidup Berpindah Mengikuti Hutan: Perjuangan Punan Batu Benau-Sajau Mempertahankan Ruang Hidup
-
Rampok Toko Emas Pakai Senpi Dinas, Briptu MZ Dipecat dari Polda Aceh
-
Sukses Mulia Story: Ketika Mimpi Besar Menjadi Jalan Memutus Rantai Kemiskinan