Suara.com - Seperti di tahun-tahun sebelumnya, bulan Januari adalah awal mula musim penghujan di sebagian besar wilayah Indonesia.
Bagi pengguna kendaraan bermotor, akan ada sedikit masalah tersendiri ketika musim penghujan datang. Salah satunya adalah jalanan yang menjadi lebih licin.
Berkendara di jalanan licin memang susah-susah gampang. Jika tak berhati-hati, jalanan yang licin bisa menjadi sebab kecelakaan.
Untuk meminimalisir dampak jalanan yang licin, Suara.com melansir dari situs resmi Suzuki Indonesia tujuh tips berkendara aman di jalanan yang licin.
1. Jaga Jarak Aman.
Saat mengendarai motor di jalanan licin, jaga jarak aman dengan motor atau mobil di depan Anda. Karena di atas jalanan yang licin, daya cengkeram ban berkurang, sehingga butuh waktu lebih banyak saat melakukan pengereman.
2. Pastikan Seluruh Lampu Menyala.
Pastikan kalau semua lampu di motor menyala dan berfungsi sebagaimana mestinya. Supaya motor dan penunggang tetap terlihat oleh pemotor atau pemobil lain. Apalagi saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi, di mana jarak pandang jadi berkurang.
3. Berhati-hati Saat Menyalip.
Baca Juga: Tak Cuma Motor, Harley-Davidson Juga Buat Mobil dengan Desain Garang
Anda juga harus memerhatikan timing saat akan mendahului atau menyalip kendaraan di depan Anda. Pastikan kondisi aman untuk menyusul, kalau perlu beri isyarat dengan lampu jauh dan juga klakson.
4. Menikunglah dengan Santai.
Kalau jalanan licin, jangan gegayaan menikung ala pembalap MotoGP. Beloklah dengan hati-hati, jangan terlalu patah dan jangan berbelok di kecepatan tinggi.
Karena di jalanan licin daya cengkeram ban ke aspal berkurang, ban motor berpotensi mengalami selip, yang mengakibatkan terjatuh.
5. Jangan Ngebut.
Disaat kondisi jalan kering saja tidak dianjurkan untuk kebut-kebutan, apalagi disaat hujan dan jalanan licin. Saat hujan, beberapa ruas jalan biasanya terdapat genangan, kerikil atau pasir. Berkendaralah dengan kecepatan 30 hingga 40 kilometer per jam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
UMKM Berbasis Ekonomi Sirkular Makin Dilirik, Limbah Disulap Jadi Sumber Cuan
-
IHSG Masih Loyo di Awal Perdagangan Selasa, Pantau Saham Bank
-
Premi Asuransi Kesehatan Terancam Naik? Ini Penjelasan Resmi OJK
-
Dari Takut ke Terbiasa: Perjalananku Mengenal TransJakarta
-
4 Shade Cushion Viva dan Cara Memilihnya agar Sesuai Undertone Kulit
-
Pecah Telur! Toy Story 5 Jadi Film Terlaris 2026 usai Raup Rp18,3 Triliun
-
Usut Temuan Uang di Rumah Plt Gubernur Riau, KPK Dalami Kaitan dengan Kasus Abdul Wahid
-
Cara Menggunakan My FanCam di Galaxy Fold8, Nonton Konser Bisa Puas Pantau Aksi Bias
-
Mitchell Baker Cetak Sejarah usai Hattrick di Debut Piala AFF 2026, Ikuti Jejak Legenda Garuda
-
Pekerja Commute: Dari "Pepes" ke Pelaku Net Zero Emission yang Sukses