Suara.com - Direktur Pemasaran PT Astra Honda Motor (AHM), Thomas Wijaya mengungkapkan alasan harga sepeda motor pada segmen entry level terus mengalamai peningkatan.
Menurut Thomas, kenaikan harga produk walaupun ada di segmen entry level didorong oleh beberapa faktor. Salah satunya melihat kondisi kondisi ekonomi. Selain itu, faktor upah minimum regional (UMR) sebenarnya juga terus mengalami kenaikan.
"Secara (market) entry level juga harus dilihat juga, income kita kan semakin hari semakin baik sebenarnya," ujar Thomas, di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Kedua, lanjut Thomas, AHM juga terus melakukan berbagai efisiensi khususnya di sektor biaya dan layanan purnajual agar bisa melayani pasar motor entry level.
"Pasarnya besar 30-40 persen. Jadi rata-rata masih stabil kalau dibanding tahun lalu bahkan kurang lebih selama dua tiga tahun terakhir," terang Thomas.
Seperti diketahui, produsen otomotif berlogo sayap mengepak ini memiliki Honda Beat untuk mengisi segmen entry level. Meski masuk kategori sepeda motor segmen bawah, namun harga skutik entry level tersebut tidak lagi bisa dibilang murah.
Honda Beat saat ini skutik penopang penjualan AHM tersebut dibanderol mulai dari Rp 16,4 juta sampai Rp 17,2 juta. Dengan demikian tidak ada lagi skutik yang berada di bawah harga Rp 15 juta.
Berita Terkait
-
Misi Sulit Kiandra Ramadhipa Rebut Puncak Klasemen Moto3 Junior di Prancis
-
AHM Dorong Transformasi Layanan Melalui KLHN 2026
-
Curhat Perantau: Saat Harga Bayam Naik 100%, Bagaimana Kami Bisa Menabung?
-
Jika Gaji Rp 8 Juta Masuk Kategori MBR, Apa Kabar Karyawan yang Mentok UMR?
-
Daftar Harga Motor Matik Juni 2026 Setelah Alami Kenaikan Harga
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler