Suara.com - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) harus menelan kenyataan pahit, setelah penjualan sepeda motor Suzuki di Indonesia pada 2019 lalu turun menjadi 71.861 unit dari 89.508 unit pada 2018 lalu.
Tidak hanya itu, penjualan Suzuki di 2019 juga masih kalah dari catatannya sendiri pada 2017, yang membukukan penjualan sebesar 72.191 unit.
Penjualan Suzuki sepanjang 2019 didominasi NEX II dan Satria F150 yang telah memberikan kontribusi sebesar 78 persen terhadap penjualan nasional.
“Terima kasih atas dukungan serta kepercayaan pelanggan setia Suzuki selama tahun 2019. Seluruh prestasi ini merupakan kebanggaan bagi kami dan menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan layanan dan menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia,” kata Yohan Yahya, Department Head of Sales & Marketing 2W PT SIS di Jakarta, Selasa.
Selama 2019, Suzuki juga membukukan ekspor sepeda motor sebesar 181.473 unit ke 46 negara. Angka tersebut terdiri dari 53.073 unit completely built-up (CBU) serta 128.400 unit completely knock-down (CKD).
Untuk tahun 2020, Suzuki menargetkan untuk meningkatkan kinerja ekspor dengan menambah negara tujuan ekspor, di antaranya Malta dan Paraguay dan mencapai target di angka 248.000 unit baik dari segmen CBU maupun CKD.
Suzuki juga terus meningkatkan layanan purna jual sepeda motor melalui 328 outlet resmi yang tersebar di seluruh Indonesia. Dengan cakupan yang luas tersebut, Suzuki menerima unit intake hingga mencapai 576.000 unit selama tahun 2019. [Antara]
Berita Terkait
-
Mobil Terlaris 2026 Segmen SUV Kompak: Raize vs Fronx Lebih Moncer yang Mana? Nissan Ngenes
-
Vario 125 Masih Jagoan? Komparasi vs Burgman, FreeGo, dan Brusky Bikin Kaget!
-
Adu Harga, Fitur dan Performa Scoopy vs Access vs Fazzio, Mending Mana?
-
Nasib Merek Mobil Jepang Terancam, Toyota Ajak Honda Hingga Nissan Bersatu Hadapi Mobil China
-
Ini Perbedaan Fitur Suzuki XL7 Tiap Varian, Mana yang Paling Pas?
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Mangrove Indonesia Terus Menyusut, Bagaimana Menjaganya agar Ekonomi Biru Tetap Tumbuh?
-
Pers Soloraya Protes Pernyataan 'Londo Ireng', Nilai Rugikan Profesi Wartawan
-
Pembahasan Terus Berjalan di Komisi III DPR, RUU Perampasan Aset Sudah Masuk Pembahasan Batang Tubuh
-
Jadwal Piala Presiden Hari Ini: Persib dan Arema Jalani Laga Penentu
-
Cadence dan NVIDIA Hadirkan AuraStack AI Super Agent, Waktu Desain PCB Bisa 2 Kali Lebih Cepat
-
Ditelan Perairan Pulau Kelagian: Remaja 18 Tahun yang Hilang dari Kapal
-
Marvel Gandeng Kadokawa, Hadirkan Manga Baru Spider-Man hingga Punisher
-
Bersama Danantara, PNM Perkuat Ketahanan Keuangan Keluarga Prasejahtera
-
PDIP Tegaskan Kritik Anak Muda Harus Dirawat Bukan Dibungkam
-
Mahasiswa Universitas Islam Gaza di Tengah Gempuran Israel: Kami Kuliah di Rumah Sakit