Suara.com - Parfum mobil atau pengharum mobil menjadi salah satu pilihan menghidupkan suasana di kabin kendaraan. Mulai difungsikan sebagai sarana pembawa suasana relaksasi, membantu konsentrasi mengemudi, sampai menjadi pilihan untuk menghilangkan kabin dari bau kurang sedap.
Namun salah memilih parfum mobil ternyata bisa memicu timbulnya penyakit. Mulai gangguan pernapasan bahkan yang lebih berat lagi.
Mengutip mobil88, berikut beberapa kesalahan dalam memilih parfum mobil yang berpotensi memicu penyakit:
Salah posisi meletakkan parfum
- Salah meletakkan posisi parfum menjadi hal utama yang dapat memicu penyakit. Parfum mobil seharusnya tidak boleh diletakkan di tempat yang langsung terpapar sinar matahari.
- Bahkan tidak boleh dipasang di ventilasi AC karena dapat menyebabkan konsentrasi parfum di udara menjadi tinggi.
Adanya senyawa kimia berbahaya menguar dari parfum mobil
- Adanya senyawa benzene yang keluar dari parfum mobil saat produk menguarkan bau harum atau segar. Senyawa ini tergolong berbahaya dan bisa menjadi salah satu pemicu kanker jika konsentrasinya terlalu tinggi.
- Solusinya adalah membuka semua jendela mobil dalam kondisi AC mobil menyala, terutama saat mobil sedang dipanaskan.
- Dengan melakukan langkah ini, harapannya terjadi sirkulasi atau pergantian udara dari dalam kabin dengan udara luar sehingga zat berbahaya juga bisa keluar.
Selain itu, disarankan untuk memilih parfum yang mengandung aromaterapi, dengan bau yang tidak terlalu menyengat.
Dan dibandingkan menggunakan parfum mobil sebagai solusi penghilang bau di dalam kabin, cara lain yang ampuh adalah adalah membersihkan jok mobil secara berkala. Pasalnya jok mobil rawan kotor atau kusam karena noda yang dibawa ketika membuka pintu dan jendela, atau perilaku penumpang ang menumpahkan makanan dan minuman di jok.
Tentunya kotoran yang menempel di jok lama-kelamaan menjadi sarang penyakit. Oleh karena itu, lakuka langkah membersihkan dengan air, vacuum cleaner, deterjen, spons, ember, hingga kain lembut.
Baca Juga: 4 Cara Jitu Bersihkan Kabin Mobil saat Pandemi Corona
Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan selalu ikuti protokol kesehatan tata normal baru. Gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama rutin cuci tangan. Selalu saling dukung dan saling jaga dengan tidak berdiri berdekatan, menggerombol, serta mengobrol, dalam mengatasi pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCovid-19. Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119
Berita Terkait
-
Kenapa Tawas Bisa Menghilangkan Bau Ketiak? Begini Cara Kerjanya
-
Temukan Indikasi Bau Solar pada Minyakita, Dirut Bulog Instruksikan Penarikan Produk PT KMR
-
Bedak MBK Digunakan untuk Apa? Ketahui Beda Kemasan Putih dan Silver
-
Apakah Ada Parfum Bau Pandan? Ini 3 Rekomendasi Lokal Lengkap dengan Ulasan Pembeli
-
Foot Spray yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Pilihan Murah, Sudah BPOM, dan Ratingnya Tinggi
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Honda Terlalu Mengandalkan Brio, 2026 Merosot
-
Bedah Data: Intip Kontrasnya Karakter Peminat Toyota Avanza vs Mitsubishi Xpander
-
GAIKINDO Soroti Ketimpangan Stimulus Industri Otomotif dari Pemerintah
-
Insentif Mobil Listrik Belum Jelas Changan Indonesia Pilih Pasang Harga Normal
-
Laba Volkswagen Terjun: 100 Ribu Buruh Terancam PHK dan Ducati dan Lamborghini akan Dilepas?
-
Menikmati Kenyamanan dan Ruang Lega Vinfast VF MPV 7 di Jalanan Jakarta
-
Resmi Ngaspal di Jogja Mulai Rp29 Jutaan, Ini Ubahan Radikal Vario Evo 160 yang Bikin Terpesona
-
Ketergantungan Ford pada Teknologi AI Berujung Petaka dan Panggil Kembali Ratusan Insinyur
-
Bagian yang Wajib Diperiksa saat Service Mobil Sebelum Lakukan Road Trip
-
Nasib Aliansi Honda Nissan Mitsubishi Terganjal Pengaruh Renault di Tengah Bayangan Kerugian