Suara.com - Sekilas, motor ini terlihat seperti Suzuki Hayabusa pada umumnya, yang juga dikenal sebagai motor ikonik dengan kecepatan yang mencengangkan.
Namun citra garang dari motor keluaran lawas ini langsung luntur seketika sesaat setelah mesinnya dinyalakan.
Suara nge-bass yang sudah menjadi ciri khas motor multi silinder langsung sirna, karena ternyata jeroan mesin dua kendaraan tersebut bukanlah mesin asli Hayabusa.
Motor ini merupakan hasil kreasi modifikator India yang kemudian diunggah ke media sosial Youtube oleh akun bernama Vampvideo.
Motor kuning yang berwarna kuning tersebut ditengarai menggunakan mesin Bajaj Pulsar RS200, sebuah motor sport kelas ringan yang diproduksi di India.
Lalu motor yang hitam menggunakan mesin dari Bajaj Pulsar NS200 yang mana merupakan versi naked dari RS200.
Seluruh tampilan motor tersebut telah dimodifikasi secara habis-habisan. Salah satunya adalah pemasangan rem depan bercakram ganda agar terlihat serupa dengan Suzuki Hayabusa asli.
Selain itu terdapat knalpot 'pajangan' yang terpasang di sebelah kiri, cuma agar motor tersebut terlihat identik dengan versi aslinya yang mana punya dua knalpot.
Jika dilihat secara lebih dekat dengan mata yang teliti, akan terungkap beberapa perbedaan lainnya. Misalnya, garpu teleskopik standar Pulsar yang tetap terpasang. Sumbu roda terlihat agak pendek.
Baca Juga: Best 5 Oto: Koleksi Mendikbud, Viral Video Bocah SD, dan Diseruduk Motor
Untuk urusan ketelitian hasil garapan, motor ini patut diacungi jempol, walau pengendaranya bakal ciut nyali jika bertemu dengan Hayabusa asli dan diajak "kejar-kejaran".
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga
-
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat
-
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti