Suara.com - Presiden Direktur PT Nissan Motor Indonesia, Isao Sekiguchi, mengatakan meski sudah berhenti beroperasi, tetapi pabrik Nissan di Purwakarta, Jawa Barat tidak ditutup.
Sekiguchi, dalam wawancara dengan Antara, Kamis (3/9/2020), mengatakan bahwa pabrik di Purwakarta itu belum ditutup karena Nissan melihat pasar mobil dan perekonomian Indonesia masih akan bertumbuh pesat di masa depan.
"Kami masih akan menjaga pabrik kami di Indonesia, walaupun kami setop produksi. Manajemen kami mengatakan, pasar dan ekonomi di Indonesia diproyeksikan akan terus tumbuh di 6-8 tahun ke depan, dan memiliki potensi yang besar," ujar Sekiguchi.
"Ketika itu terjadi, maka kami akan mempertimbangkan model apa yang bisa kami produksi di Indonesia lagi dan melakukan ekspor. Kami akan berada di Indonesia, dan kami percaya Indonesia adalah salah satu kunci pasar kami," ujarnya menambahkan.
Kebijakan Nissan untuk pabriknya di Purwakarta itu merupakan bagian dari rencana jangka panjangnya di Indonesia. Untuk jangka pendek, Nissan belum akan fokus pada volume penjualan tetapi pada jenis mobil serta komunikasi teknologi pada masyarakat.
Untuk jenis mobil, Nissan kini akan fokus pada mobil listrik, SUV, dan MPV di Indonesia. Di kelas MPV, Nissan mengandalkan Livina yang diproduksi Mitsubishi di Tanah Air.
Nissan pada pekan ini baru saja meluncurkan Nissan Kicks e-Power di Indonesia, mobil listrik yang dikombinasikan dengan mesin bensin. Selain itu Nissan Leaf juga akan dibawa ke Indonesia pada 2021.
Di Indonesia Nissan Kicks e-Power dijual seharga Rp 449 juta dan akan mulai dikirim ke pembeli mulai Oktober mendatang.
Baca Juga: Nissan Livina yang Diproduksi Mitsubishi Akan Diekspor ke Asia
Berita Terkait
-
Krisis Keuangan Nissan Picu PHK Massal Hingga Potensi Serahkan Jalur Produksi ke Brand China
-
Bukan LCGC, Hatchback Jepang Irit Ini Cuma 60 Jutaan Tapi Kabinnya Ekstra Lega
-
Solusi Pasutri Muda! 6 Mobil Bekas Irit yang Lincah di Gang Sempit dan Ramah Kantong
-
Strategi Berisiko Nissan Suntik Mati 11 Mobil Demi Bisa Bertahan
-
Kejutan, Penjualan Mobil Polytron Ungguli Brand Ternama Korea, Jepang dan Eropa
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Studi Ungkap Cuaca Ekstrem Bisa Pangkas Jarak Tempuh Mobil Listrik dan Mobil Hybrid
-
Bahaya Kebiasaan Menunda Isi Bensin Mobil yang Sering Diabaikan Pengendara
-
Daftar 13 SPBU yang Sudah Tidak Jual Pertalite Lagi
-
Telat 1 Hari Bayar Pajak Motor, Apakah Kena Denda? Begini Penjelasannya
-
KBA Servis Gratis Mesin Tempel Yamaha Perkuat Sektor Maritim Nasional
-
Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?
-
Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri