Suara.com - Emergency lane atau di Indonesia sering disebut dengan jalur penyelamat memegang peranan vital yang terkadang tak disadari pengguna jalan tol.
Salah satu contoh penggunaan lajur tersebut terlihat seperti pada sebuah video viral yang satu ini.
Dalam video yang diunggah oleh Martha X Lowe di Facebook tersebut, terlihat sebuah truk merah yang masuk ke jalur penyelamat usai mengalami rem blong.
Pasir berkrikil yang terdapat dilajur tersebut secara efektif mampu menghentikan laju kendaraan yang hilang kendali karena kendala rem.
Tak butuh waktu lama, sesaat setelah awak truk merah keluar dari kendaraan untuk menyemalatkan diri, datanglah truk putih dengan kendala teknis yang sama dan hendak masuk ke jalur tersebut.
Untungnya terdapat lajur tambahan yang membuat truk putih bisa melewati truk merah lalu menceburkan diri di lajur tersebut secara aman.
Rupanya desain lajur penyelamat ini dianggap lebih canggih dari yang ada di tanah air, di mana tak terdapat lajur ekstra yang meemungkinkan kendaraan lain ikut menyelamatkan diri seperti yang dilakukan oleh truk putih.
Beberapa dari warganet menyatakan bahwa jalur penyelamat di tanah air yang desainnya menanjak dan 'peredam' tabrakannya terlalu keras sehingga bisa bikin pengemudi celaka.
"Itu bagus ya Mbah , nggak ngerusak , , kalo d sini kan aspal gronjal," kata Yudha Gustavianto.
Baca Juga: Viral Aksi Bocah di Jalan Bikin Deg-degan Sopir Truk, Mau Setor Nyawa?
"Kalau disini jalurnya berasa mau take off ke bulan," celetuk Arri Ramdhani.
"Disini pakenya tanah keras yg gapernah disiram klo kemarau alhasil makan korban jiwa (tragedi kontener tol solo-semarang)," tulis Dafin Kurniawan.
"Nek nang kene nggo lesehan makan makan mbah, picnic mbiyen kae jare (Kalau di sini dipakai buat lesehan makan-makan, dulu malah ada yang memakai buat piknik katanya)," kata Adith S.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Tragedi Rem Blong di Jombang: Truk Seruduk Buruh Pabrik, Dua Nyawa Melayang Seketika
-
Donald Trump Restui Arab Saudi Kembangkan Nuklir
-
Sinopsis 72 Hours, Film Komedi tentang Pesta Bujangan Berujung Kekacauan
-
Dorong Ekonomi Kerakyatan, Danantara Sambangi Nasabah Binaan PNM di Mojokerto
-
Tabel Lengkap Urutan Shio dari Tahun ke Tahun
-
DPR soal Rumor Pengganti Nanik S Deyang: Hak Prerogatif Presiden, Asalkan Jangan Memicu Konflik
-
Parfum Apa yang Aromanya Maskulin? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dari Brand Lokal
-
Muara Baru Paling Dalam, Muka Tanah Jakarta Terus Turun 3-4 Sentimeter Per Tahun
-
Ambisi Besar Changan Gempur Pasar Otomotif Indonesia Lewat Belasan Model Baru
-
Detik-detik Ledakan Gas Metana Terowongan Sikkim India, 12 Pekerja Proyek PLTA Tewas