Suara.com - Honda Australia menghentikan penjualan Honda NSX karena tidak terjadi distribusi ke konsumen sama sekali sepanjang tahun ini. Atau dengan kata lain sepi pembeli.
Namun keputusan pabrikan asal Jepang untuk menghentikan penjualan Honda NSX dinilai bukan hal yang mengejutkan. Pasalnya terlihat bahwa peminat memang tidak ada.
Seperti dilaporkan CarExpert, berdasarkan data VFACTS hanya ada tiga unit Honda NSX yang dikirim Honda kepada konsumen pada 2019. Sedangkan tahun sebelumnya hanya dua unit.
Selain urusan penjualan yang memang kurang moncer, langkah yang diambil Honda juga terkait dengan rencana restrukturisasi lokal perusahaan. Di mana ada wacana memangkas jumlah dealer, mengurangi tenaga kerja, serta mempertahankan harga.
"Informasi model NSX telah dihapus dari situs web beberapa minggu lalu, karena tidak mungkin lagi melakukan pemesanan baru untuk NSX," kata seorang juru bicara Honda.
Ia menambahkan, selanjutnya Honda akan melakukan transisi selama enam hingga sembilan bulan ke depan. Setelah itu akan ada pengumuman seputar pembatasan model bisnis otomotif perusahaan.
"Kami akan mengubah penjualan lokal, layanan pelanggan, dan jaringan dealer, serta merasionalisasi jajaran model," ungkapnya.
Diitnjau dari spesifikasi, Honda NSX menggendong mesin V6 3.5L twin-turbo. Mobil ini memiliki luaran 573 daya kuda (580 PS / 427 kW), dan torsi maksimum 644 Nm.
Bekal yang dimiliki memungkinkan mobil berakselerasi 0-100 km per jam hanya dalam 2,9 detik.
Baca Juga: Mendarat di Malaysia, All New Honda City Hybrid Bakal Masuk Indonesia?
Berita Terkait
-
Suzuki Menyerah dan Pilih Jual Pabrik Produksi ke Ford
-
5 Motor Matic Bekas Bagasi Super Lega: Muat Helm, Harga Mulai Rp5 Jutaan
-
Fabio Quartararo ke Honda? Peluang yang Kian Masuk Akal di MotoGP 2027
-
Kencang Rasa Jazz, Muat 7 Orang Seharga LCGC: Ini Dia Fakta Honda Mobilio 2020
-
Mengenal Sensor Side Stand Switch, Fitur Wajib Motor Honda Seharga Nyawa
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
Terkini
-
Suzuki Himbau Pengguna Grand Vitara untuk Segera Datangi Bengkel Resmi
-
3 MPV Alternatif Avanza Harga Miring Mulai Rp 50 Jutaan, Nyaman Buat Tidur Pas Mudik
-
5 Langkah Bikin SIM Online Tanpa Calo, Biaya Resmi Cuma Rp100 Ribu untuk Motor
-
5 Mobil yang Cocok untuk Pemula Wanita, Irit dan Mudah Dikendarai
-
5 Rekomendasi Motor Matic Warna Putih untuk Wanita
-
5 City Car Bekas Paling Irit dan Mudah Perawatan untuk Jangka Panjang
-
5 Rekomendasi Sepeda Listrik yang Kuat di Tanjakan, Cocok untuk Mobilitas Harian
-
Terpopuler: 5 Mobil Bekas Paling Empuk dan Nyaman, Berapa Harga Toyota Calya 2025?
-
3 Rekomendasi Mobil Bekas Senyaman Innova Reborn, Harga 50 Jutaan
-
Lebarkan Sayap, BYD Incar India untuk Jadi Tempat Produksi Baru