Suara.com - Ilmuwan asal China menemukan jejak virus Corona penyebab COVID-19 varian baru pada sampel beberapa paket sparepart kendaraan bermotor. Jejak virus itu ditemukan setelah sebuah perusahaan yang bergerak dalam pemasaran suku cadang mobil melaporkan adanya kasus positif di lingkungan kerja mereka.
Seperti ditulis Wionews, kasus ini pertama kali dilaporkan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di kota Jincheng, provinsi Shanxi, China.
Namun setelah seluruh karyawan yang melakukan kontak dekat menjalani tes, hasilnya adalah negatif. Demikian pula semua paket suku cadang juga telah disegel.
Sementara di Hohhot, ibu kota Wilayah Otonomi Inner Mongolia, hampir lima sampel kemasan suku cadang mobil terdeteksi virus Corona varian baru.
Sebelumnya, kantor berita China melaporkan bahwa tiga batch suku cadang mobil dari perusahaan di mana kasus terkonfirmasi dilaporkan telah mendistribusikan barang mereka ke tiga toko di Hohhot, Inner Mongolia.
Toko lain juga menemukan beberapa contoh kemasan lagi yang memiliki jejak virus penyebab COVID-19 dengan varian baru. Beberapa sampel lagi ditemukan di kota Cangzhou di provinsi Hebei, Yantai, dan Linyi di provinsi Shandong.
Untuk mengetahui jejaknya, uji asam nukleat dilakukan pada semua suku cadang mobil dan personel di berbagai kota di China.
Berita Terkait
-
Kejar Target PLTS 100 GW, Pemerintah Ajak China Investasi
-
Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS
-
Donald Trump Bongkar Bukti FBI Disusupi Intelijen China: Ada Shadow Government
-
Nasib Merek Mobil Jepang Terancam, Toyota Ajak Honda Hingga Nissan Bersatu Hadapi Mobil China
-
Bos Ford Beri Peringatan Keras Industri Otomotif AS Mustahil Halau Laju Mobil China Seterusnya
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan