Suara.com - Membeli motor bekas menjadi salah satu alternatif buat kalian yang ingin memiliki motor dengan harga ramah di kantong.
Biasanya, untuk mendapatkan beberapa pilihan motor bekas bisa dilirik di toko online ataupun showroom motor bekas.
Namun ketika membeli motor bekas, kalian harus tahu dulu bagaimana history dari motor tersebut. Jangan sampai kalian menyesal saat membeli motor bekas meski harganya miring.
Lalu apa saja sih hal yang harus diperhatikan saat ingin membeli motor seken? Berikut beberapa tips yang dirangkum oleh Federaloil.co.id.
1. Cek Bagian Mesin
Bagian mesin ini sangat penting, kalian bisa lihat ada rembesan oli apa tidak.
Jika ada rembesan oli dari blok mesin, menandakan karet sil sudah tidak berfungsi selain itu bisa juga ada komponen lain retak atau pecah, jika ada rembesan sebaiknya jangan pilih motor tersebut.
Untuk mengetahui mesin masih bagus atau tidaknya kalian bisa menghidupkan motor lalu dengarkan apakah ada bunyi aneh dari mesin atau tidak.
Jika ada suara mesin yang aneh di sekitar head silinder, bisa karena setelah klep yang mulai renggang atau rantai keteng yang sudah mulai kendur.
Baca Juga: NgabubuTips: Begini Cara Aman saat Berkendara Motor di Jalan Berlubang
Akan tetapi jika bunyi mesin berada di bagian tengah mesin, kalian patut berhati-hati, kemungkinan komponen di bearing kruk as sudah renggang atau stang pistonya mulai kena.
2. Cek Selalu Spidometer
Kedua yang harus dicek pada spidometer-nya kalian bisa lihat STNK-nya lalu hitung jarak tempuh yang tertera pada spidometer-nya.
Jika motor sudah berusia lebih dari 3 tahun tapi jarak tempuh yang ada di spidometer hanya puluhan ribu patut dicurigai.
Jika motor benar-benar motor sehat, biasanya pada panel meter, lampu-lampu indikator masih menyala normal, seperti penunjuk BBM, dan penghitung jarak tempuh.
3. Lihat Kelistrikan Motor
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia