Suara.com - Beberapa pabrikan di Jepang seperti Mazda, Subaru, Nissan, dan Mitsubishi akan memangkas produksi mereka untuk mengatasi kurangnya pasokan chip bulan depan.
Strategi pabrikan Jepang yang tergolong fleksibel dalam manajemen rantai pasokan memang membantu perusahaan untuk terus bertahan. Akan tetapi semakin lama krisis berlanjut, perusahaan menyebutkan semakin sulit untuk mengatasinya.
"Hampir setiap hari, kami melakukan evaluasi dan alokasi pasokan. Namun saat ini kami memprioritaskan chip untuk produk yang paling menguntungkan," kata sumber anonim, orang dekat dewan Nissan Motor Corporation, dikutip dari Automotivenews.
"Perusahaan menyesuaikan produksi karena kekurangan chip dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk memastikan pemulihan segera," ungkapnya.
Sementara Mazda Motor Corporation pekan lalu telah mengatakan bahwa mereka akan menangguhkan produksi selama 10 hari pada bulan Juli di pabrik Hofu, bagian barat Jepang. Di mana pabrik itu digunakan untuk memproduksi Mazda2, Mazda3 dan CX-3.
Sedangkan Subaru mengumumkan penghentian satu hari di dua pabriknya di Gunma, pada 16 Juli. Jalur ini menghasilkan beberapa kendaraan utama yang diekspor ke pasar Amerika Serikat, termasuk Subaru Forester, Subaru Crosstrek, Subaru BRZ dan Subaru WRX.
Mitra aliansi Nissan, Mitsubishi Motors Corporation juga dikabarkan memangkas produksi. Perusahaan berlogo tiga berlian ini mengurangi pembuatan 20.000 unit kendaraan di pabrik Mizushima dan Okazaki di Jepang, lokasi pembuatan Mitsubishi Outlander dan Mitsubishi Eclipse Cross.
Berita Terkait
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Bukan Indonesia, Jepang Pilih Langganan Impor Mobil dari Negara Sebelah
-
Tren Baru Industri Otomotif Jepang Lebih Pilih Mobil Produksi Luar Negeri
-
Bosan Merek Jepang? Ini 5 Mobil Matic Rp50 Jutaan Antimainstream yang Nyaman dan Stabil
-
5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
5 Pilihan Ban Belakang Honda Vario 125: Nyaman, Awet Dipakai Jangka Panjang
-
5 Mobil Bekas Paling Irit Bensin dari Mitsubishi: Tahun Muda, Berapa Harganya?
-
BYD Bangun Sirkuit "Gurun Pasir" Indoor Pertama di Dunia untuk Pengujian Kendaraan Listrik
-
Volkswagen ID. Era 9X EREV Resmi Debut: Performa Kencang, Jarak Tempuh Makin Jauh
-
Irit, Murah tapi Berkelas: Harga Toyota Camry Hybrid 2013 Kini Terjangkau, Brio Minggir Dulu
-
Strategi Kia Sales Indonesia Ekspansi Bisnis Mobil Korea di Pasar Otomotif Nasional
-
4 Pilihan Suzuki Ignis 2018, Urban SUV Sporty yang Irit Pas Buat Kantong Mahasiswa
-
Harga Kijang Innova Reborn Terbaru, Pilihan Bagi yang Belum Berminat Beralih ke Innova Zenix
-
5 Komponen Vital yang Wajib Dicek Tiap 10.000 KM Agar Mesin Mobil Awet, Bukan Oli Saja yang Dicek
-
Bukan Indonesia, Jepang Pilih Langganan Impor Mobil dari Negara Sebelah