Suara.com - Pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai membuat beberapa perusahaan gulung tikar, salah satunya pengusaha sound system.
Selama pandemi, mereka seperti kehilangan pemasukan karena gelaran event dibatasi. Namun beberapa dari mereka ada yang bertahan hingga detik ini.
Mereka pun memiliki cara tersendiri untuk bisa menarik minat para konsumen seperti yang terlihat dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @kamerapengawas.
Dalam video tersebut, terlihat beberapa pengusaha persewaan sound system di Magelang, Jawa Tengah melakukan konvoi dengan naik mobil pikap.
Konvoi tersebut dilakukan untuk menyalurkan aspirasi sekaligus berjualan.
"Para pengusaha penyewaan sound system Magelang melakukan konvoy berkeliling Magelang sambil menawarkan sound systemnya untuk di jual," tulis akun tersebut.
Terlihat ada rombongan pengusaha sound system yang konvo dan putar balik di sebuah jalan hingga membuat arus lalu lintas tersendat.
Polisi yang berjaga pun sampai melakukan penyekatan arus lalu lintas karena konvoi tersebut.
"Kami di sini ingin sekali menawarkan dagangan kami berupa sound system, tenda....," kata salah satu orator konvoi tersebut.
Baca Juga: Sepi Job, Artis Dangdut di Ciamis Lakukan Ini untuk Hibur Diri
Beberapa dagangan seperti sound system dan peralatan lainnya mereka tawarkan untuk para pengguna jalan yang melintas.
Mereka juga memasang tulisan-tulisan bertuliskan barang-barang yang dijual. Beberapa pengguna jalan pun turut menyaksikan konvoi tersebut.
"Ini adalah bentuk keprihatinan para pengusaha penyewaan sound system krn PPKM tak kunjung selesai dan sound system mereka tidak ada yg menyewa slama masa ppkm ini...," tulis akun tersebut.
Potret ini pun mengundang reaksi dari warganet di kolom komentar.
"Kalo udah gini yg memberi aturan ppkm mau tanggung jwb ga&mau nanggung resiko masyarakat nya ga ya ?" tulis @kik***.
"Harusnya acara2 ga papa di laksanakan tapi harus ikuti Prokes ketat," beber @borneo_stu***
"Temen2 vendor sy di jakarta jg bnyk yg alih profesi skrg," celetuk @yunan_evopro***.
Untuk melihat video selengkapnya, klik DI SINI!
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia