Suara.com - Hyundai baru-baru ini mengumumkan telah berhasil mengembangkan modul e-corner yang memungkinkan mobil bergerak ke samping dan berputar di tempat.
Diperkenalkan pertama kali dalam ajang CES 2018 atau Consumer Electronics Show 2018, konsep e-corner adalah mengintegrasikan teknologi motor, kontrol peredam elektronik, Brake by Wire, dan Steer by Wire dalam satu paket yang dapat dipasang di setiap roda kendaraan.
Konsep ini dapat menghilangkan ketergantungan mobil akan sasis tradisional serta mampu memberikan kemampuan penggerak empat roda untuk kendaraan listrik.
Sejak diperkenalkan, modul telah didesain ulang dan disempurnakan untuk penerapan yang lebih praktis. Selain itu, melansir Autoevolution, teknologi yang paling menonjol dari modul e-corner adalah tidak memerlukan sambungan mekanis antar part.
Hal ini tidak hanya membuat perubahan jarak sumbu roda menjadi lebih mudah, namun memberikan lebih banyak fleksibilitas dalam merancang arah pintu dan ukuran kendaraan.
Namun Hyundai bukan satu-satunya pabrikan mobil yang bereksperimen dengan teknologi itu. Sebelumnya General Motors telah mengumumkan sistem kemudi empat roda yang memungkinkan GMC Hummer EV bergerak secara diagonal dalam garis lurus.
Awal tahun ini, Elon Musk juga mengkonfirmasi bahwa Tesla Cybertruck juga mendapatkan kemudi roda belakang, sehingga dapat melakukan tikungan tajam dan bermanuver di berbagai medan.
Berita Terkait
-
Rekor Shin Tae-yong Jadi Hantu, John Herdman Dituntut Buktikan Kualitas di ASEAN Cup
-
Toyota Berikan Rp 50 Juta Pengguna IONIQ 5 yang Bersedia Lakukan Tukar Tambah ke Model bZ
-
Shin Tae-yong Dilaporkan Kena Sanksi Berat KFA Terkait Dugaan Tindak Kekerasan
-
Saham Apple, Nvidia hingga Tesla Kini Bisa Diperdagangkan 24/7 di OKX
-
Gebrakan Baru: VW dan Tesla Bikin Sepeda Listrik Canggih, Ada Radarnya!
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim