Suara.com - Karimun Wagon R sudah disuntik mati Suzuki Indonesia di Tanah Air untuk pasar domestik. Namun mobil ini tetap akan dibuat untuk pasar ekspor.
Hal ini disampaikan oleh Donny Saputra selaku 4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) saat dihubungi Suara.com beberapa waktu lalu.
"Untuk domestik saja (yang dihentikan), yang ekspor masih jalan (produksi Karimun)," ujar Donny Saputra.
Dengan dihentikan produksi Karimun Wagon R, muncul pertanyaan apakah ada sosok penggantinya yang dipersiapkan Suzuki di masa depan?
Usut punya usut, kemungkinan bakal digantikan oleh sebuah mobil yang memiliki kemiripan Karimun Wagon R dari sisi dimensi.
Ditelusuri dari laman Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kemenkumham memuat data berupa mobil bernama S-Presso yang telah didaftarkan dengan nomor permohonan DID2021020609 oleh Suzuki Motor Corporation sejak 25 Maret 2021.
Mobil ini sudah hadir di beberapa negara di Asia seperti India dan Filipina.
Dimensi dari mobil ini ada sedikit kemiripan dari Karimun Wagon R. S-Presso memiliki dimensi panjang 3.565 mm, lebar 1.520 mm serta tinggi 1.565 mm.
Dari sisi dapur pacu, mobil ini menggunakan mesin berkode K-10B dengan kapasitas 1.000 cc.
Baca Juga: Penjualan Suzuki Karimun Wagon R Melempem di Pasar Domestik, Tapi Laris Manis untuk Ekspor
Ada juga kabar datang dari Suzuki Indonesia terkait suntik mati Karimun Wagon R ini. Pabrikan asal Jepang ini tengah bersiap menyambut era kendaraan listrik.
"Kami sedang bersiap untuk mengenalkan kendaraan elektrifikasi kepada masyarakat. Namun, kami juga harus jeli melihat daya beli masyarakat Indonesia secara umum saat ini. Untuk itu, dengan berbagai pertimbangan dan masukan dari berbagai pihak, Suzuki akan masuk ke era elektrifikasi melalui teknologi hybrid," papar Shodiq Wicaksono selaku Managing Director Suzuki Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar
-
Mobil Listrik Shell Bisa Isi Daya Cuma 10 Menit, Apa yang Beda Dibanding EV Biasa?