Suara.com - Di pentas GAIKINDO Indonesia International Auto Show atau GIIAS Surabaya 2021, carmaker PT Sokonindo Automobile atau DFSK menyuguhkan beberapa andalan. Salah satunya adalah Seres SF5.
Dikutip kantor berita Antara dari riis resmi, Seres SF5 belum diposisikan sebagai kendaraan yang akan dijual di Indonesia.
Namun di sisi lain, kendaraan listrik satu ini seru untuk dikulik. Apalagi disebutkan bahwa kemampuannya setara sports car. Sejumlah teknologi terbaru juga dihadirkan untuk memberi kemudahan bagi penggunanya.
"Kami terus berkomitmen untuk menghadirkan teknologi-teknologi baru yang lebih canggih dan mendukung aktivitas mobilitas konsumen sehingga bisa menghadirkan kualitas hidup yang lebih baik dari waktu ke waktu," jelas PR & Media Manager PT Sokonindo Automobile, Achmad Rofiqi, di GIIAS 2021, Surabaya, Rabu (8/12/2021).
Berikut adalah desain, spesifikasi, dan fitur andalan Seres SF5:
Baterai dan mesin cadangan
Dapur pacu: High Performance Dual Electric Motor, dengan sistem penggerak 4x4. Motor listrik performa tinggi EP200AC bertenaga 255 kW di depan dan HW150 memiliki power 150 kW di belakang.
Baterai motor listrik performa tinggi: baterai Li-ion berdaya 35 kWH.
Pengisian ulang baterai: fast charging station bisa mengisi daya baterai 20-80 persen kurang dari 1 jam.
Baca Juga: GIIAS Surabaya 2021: Bagi Penggemar Bola, Simak MG Liverpool FC Limited Edition
Bila baterai tidak diisi ulang, tersedia Intelligent Extended Range Technology.
Cadangan mesin motor bakar yang berfungsi sebagai generator untuk mengisi ulang energi listrik baterai di saat kondisi energi listrik di baterai tersisa sekitar 20 persen. Berkat teknologi ini, Seres SF5 bisa melaju hingga 1.000 km.
Energi yang dimiliki Seres SF5 bisa dimanfaatkan untuk mendukung pengisian baterai kendaraan listrik lainnya, sampai digunakan sebagai sumber energi peralatan listrik rumah tangga, seperti teko pemanas air, audio speaker dan lainnya.
Akselerasi 0-100 km per jam: 4,7 detik, atau setara dengan sports car umumnya.
Pilihan mode berkendara: didukung pengaturan elektronik, tersedia 5 mode berkendara, 4 mode perjalanan, 3 mode setir, dan 2 mode pengereman untuk disesuaikan dengan gaya berkendara yang dibutuhkan.
Fitur dalam kabin
Berita Terkait
-
Rahasia Keunggulan Teknologi Global GAC AION di Pasar Mobil Listrik Indonesia
-
Insentif Mobil Listrik Belum Jelas Changan Indonesia Pilih Pasang Harga Normal
-
Insentif Mobil Listrik Tak Kunjung Jelas, Kemenperin Khawatir Penjualan Tertahan
-
Daftar Harga Resmi Xpeng X9 Facelift dan G6 AWD Penantang Baru Mobil Listrik Mewah di Indonesia
-
Xpeng X9 Terbaru Bawa Teknologi Canggih dan Kabin Makin Senyap
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Dulu Sungkan Merger Kini Mau Jadi Partner, Honda dan Nissan Siap Kembangkan Kendaraan 'Next Gen'
-
Akun Mazda Indonesia Tertangkap Promosikan Crypto Casino, Kok Bisa ?
-
Kejutan! Ternyata Ini Mobil Terlaris Suzuki 2026, Bukan Ertiga atau Fronx
-
Teknologi REEV yang Banyak Ditawarkan pada Mobil China Sama dengan PHEV? Begini Penjelasannya...
-
Ini Mobil Toyota yang Paling Jarang Dibeli Sepanjang 2026, Beda Kelas
-
Rahasia Keunggulan Teknologi Global GAC AION di Pasar Mobil Listrik Indonesia
-
Honda Terlalu Mengandalkan Brio, 2026 Merosot
-
Bedah Data: Intip Kontrasnya Karakter Peminat Toyota Avanza vs Mitsubishi Xpander
-
GAIKINDO Soroti Ketimpangan Stimulus Industri Otomotif dari Pemerintah
-
Insentif Mobil Listrik Belum Jelas Changan Indonesia Pilih Pasang Harga Normal