Suara.com - Vespa identik dengan sebuah motor retro yang memiliki desain yang khas. Biasanya motor ini digunakan untuk riding santai di perkotaan.
Namun pernahkah kalian melihat sebuah Vespa yang justru digunakan untuk perang?
Vespa 150 TAP jadi jawabannya. Dilansir dari newatlas, motor retro ini memiliki kepanjangan Troupes Aéro Portées.
Varian Vespa ini digunakan untuk kebutuhan Angkatan Perang Prancis.
Lihat saja pada bagian bodi terpasang sebuah meriam M20 75 mm recoiless yang diklaim bisa menghancurkan tank pada zamannya.
Vespa 150 TAP dibuat oleh ACMA (Ateliers de Construction de Motocycles et Automobiles) dan hanya diproduksi terbatas yakni 600 unit saja.
Vespa 150 TAP ini dibekali mesin berkapasitas 146 cc. Motor tersebut mampu mencapai kecepatan maksimal 64 km/jam saja.
Ya pantas saja kecepatanya hanya segitu karena terpasang sebuah meriam pada bagian bodinya.
Bobot total dari Vepsa 150 TAP ini sebesar 115 kg.
Baca Juga: Tren Modifikasi Vespa 2022 Masih Condong ke Gaya Racing
Vespa 150 TAP merupakan kendaraan tempur alias ranpur yang dapat diterjunkan dari udara, dengan pengoperasian oleh dua operator.
Tapi karena sistem meriam-nya tidak bisa diarahkan, biasanya operatornya memindahkan meriamnya dari motor.
Motor ini dulu digunakan ketika terdapat konflik Perang Aljazair di tahun 1954 silam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan